Tragis, 2 Pemancing di Pangkep Tewas Tenggelam usai Jatuh di Sungai Pangkajene
PANGKEP, iNews.id - Dua pemancing tewas terjatuh ke Sungai Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Keduanya tenggelam saat memancing di belakang rumah mereka, Selasa (9/6/2026) pukul 14.55 Wita.
Identitas korban tewas tenggelam diketahui bernama Imam (34) dan Ansyarullah (26). Keduanya merupakan warga Jalan Keadilan, Kelurahan Pabbundukang, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep.
Saat kejadian, kedua korban sedang memancing bersama seorang rekannya, Muh Rusli (38). Ketiganya diketahui bertetangga dan memancing di sekitar sungai belakang rumah.
Rusli menuturkan, peristiwa bermula saat Ansyarullah melempar kail pancing ke arah sungai. Saat itu, Ansyarullah berpegangan pada dahan pohon yang berada di tepi sungai.
"Saat melempar kail pancing dia berpegangan pada dahan pohon, tetapi dahannya patah sehingga dia jatuh ke dalam sungai. Imam kemudian turun untuk berusaha menolong," ujar Rusli dikutip dari iNews Celebes, Selasa (9/6/2026).
Menurut Rusli, korban Imam langsung turun ke sungai untuk menolong Ansyarullah. Namun, keduanya kesulitan keluar karena kondisi sungai cukup dalam dan berlumpur.
"Saya langsung memanggil bantuan warga untuk membantu mengevakuasi mereka ke darat, tetapi saat berhasil diangkat keduanya sudah meninggal dunia," katanya.
Rusli mengungkapkan, kedua korban sempat berbicara satu sama lain saat berada di dalam air. Mereka berusaha mencari lokasi yang lebih dangkal sebelum akhirnya tenggelam.
Warga yang datang ke lokasi kemudian membantu proses evakuasi. Kedua korban berhasil diangkat dari sungai, namun kondisinya sudah meninggal dunia.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkep Akbar Yunus membenarkan kejadian tersebut. Dia menyebut kedua korban diduga meninggal akibat tenggelam di area sungai yang dalam dan berlumpur.
"Korban sudah dievakuasi oleh warga dan sempat dibawa ke RS Batara Siang, namun saat tiba korban sudah meninggal dunia," kata Akbar, Selasa (9/6/2026).
Setelah kejadian itu, BPBD Pangkep mengeluarkan larangan bagi masyarakat untuk memancing maupun bermain di sekitar lokasi tenggelamnya korban. Area tersebut dinilai berbahaya karena kondisi sungai yang dalam dan berlumpur.
Akbar mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan tim untuk memasang spanduk peringatan di sekitar lokasi. Langkah itu dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Editor: Donald Karouw