Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polemik Pembongkaran Pintu 13 Stadion Kanjuruhan, Ini Kesepakatan Kontaktor dan Keluarga
Advertisement . Scroll to see content

Tragedi Kanjuruhan, Eks Ketum PSSI Nurdin Halid: Lakukan Investigasi dan Evaluasi

Senin, 03 Oktober 2022 - 12:23:00 WIB
Tragedi Kanjuruhan, Eks Ketum PSSI Nurdin Halid: Lakukan Investigasi dan Evaluasi
Suporter Arema masuk ke lapangan pasca-kalah dari Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 hingga terjadilah tragedi yang menewaskan ratusan orang. (Foto: Avirista Midaada/iNews)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (1/10/2022) malam, menyisakan duka mendalam pada sepak bola Indonesia. Diketahui, dalam kejadian itu ratusan orang tewas.

Terkait dengan kejadian itu, Eks Ketua Umum (Ketum) Persatuan Seluruh Sepak Bola Indonesia (PSSI) periode 2003-2011 Nurdin Halid meminta untuk dilakukan investigasi dan evaluasi.

Hal itu, kata dia, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi pada sepak bola di Indonesia.

"Saya mengimbau Ketum PSSI bersama jajarannya untuk melakukan investigasi dan evaluasi secara menyeluruh sehingga kejadian tersebut tidak terulang kembali di pertandingan sepak bola di manapun dilaksanakan," katanya melalui postingan di media sosial instagramnya.
 
Ia pun menyampaikan dukacita dan berbelasungkawa atas tragedi di Kanjuruhan yang merengut ratusan nyawa pacsalaga antara tuan rumah Arema FC kontra Persebaya Surabaya itu.

"Saya menyampaikan rasa dukacita mendalam kepada korban tragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan lebih seratus korban jiwa," ujarnya. 

Atas tragedi tersebut, ia pun menyesalkannya. Namun, kata Nurdin, tragedi kemanusiaan dalam sepak bola Indonesia tidak pernah disangka dan diharapkan.

Kata dia, Indonesia yang dikenal fanatisme dalam sepak bola seharusnya menjunjung tinggi fair play dan sportifitas karena sepak bola mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat sehingga tidak boleh dinodai dengan peristiwa anarkis yang tidak perlu terjadi di sepak bola Indonesia.

Editor: Candra Setia Budi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut