Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah
Advertisement . Scroll to see content

Tersinggung, Petani di Pangkep Tebas Leher Kepala Sekolah hingga Tewas

Selasa, 06 Februari 2024 - 08:16:00 WIB
Tersinggung, Petani di Pangkep Tebas Leher Kepala Sekolah hingga Tewas
Ilustrasi petani menebas leher kepala sekolah hingga tewas di Pangkep, Sulawesi Selatan. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

PANGKEP, iNews.id - Pembunuhan sadis menggemparkan warga Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Kepala sekolah (kepsek) SD Negeri 34 Minggi di Desa Tompobulu tewas ditebas seorang petani.

Informasi diperoleh iNews, identitas korban bernama Muh Anwar. Sementara pelaku petani berinisal RM yang masih kerabat dengan korban. Peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Minggu (4/2/2024).

Kanit Resmob Polres Pangkep Ipda Ramadhan mengatakan, motif pembunuhan diduga lantaran pelaku tersinggung dengan ucapan yang dilontarkan korban. Sebelum kejadian, korban yang sedang mengendarai motornya menabrak pelaku dari belakang hingga jatuh ke tanah.

"Korban kemudian molantarkan kalimat kasar yang membuat pelaku tersinggung," ujarnya, Senin (5/2/2024).

Pelaku yang tersinggung lalu menebas korban di bagian leher sebanyak 3 kali dengan menggunakan sabilah parang hingga tewas. Seusai membunuh, pelaku buron selama 8 jam.

Pembunuh Kepsek di Pangkep Sempat Buron hingga akhirnya menyerahkan diri. Klik berita selanjutnya di bawah ini>>>

Dia kemudian ditangkap saat menyerahkan diri di rumah keluarganya di Kecamatan Tondong Talassa. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa sebilah parang.

Saat interogasi, pelaku mengakui perbuatannya lantaran tidak terima dengan perkataan korban. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Pangkep untuk penyelidikan lebih lanjut.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut