Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali
Advertisement . Scroll to see content

Taruna Akademi Penerbangan Makassar Tewas Penuh Luka, Diduga Dianiaya

Selasa, 05 Februari 2019 - 18:41:00 WIB
Taruna Akademi Penerbangan Makassar Tewas Penuh Luka, Diduga Dianiaya
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id – Mahasiswa Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, Aldama Putra (19), tewas dengan tubuh penuh luka lebam di kampusnya. Aldama diduga menjadi korban penganiayaan seniornya.

Kematian Aldama pada Minggu (3/2/2019) lalu menyisakan duka mendalam bagi keluarganya. Sejak kecil, Aldama diharapkan kelak dapat menjadi kebanggaan bagi keluarganya. Hal ini terungkap dalam akun Facebook ayah korban, Daniel.

“Selamat jalan anakku,” tulis ayah korban di akun Facebook Samna Bhayangkara, Selasa (5/2/2019).

Ayahnya menganggap ada hal yang tidak wajar di balik kematian putranya. Sebab, saat pihak keluarga melakukan autopsi terhadap jenazah Aldama di Rumah Sakit Sayang Rakyat, ditemukan sejumlah luka lebam.  Samna menduga, luka itu akibat penganiayaan.

“Anak kami pergi sekolah baik-baik, pulang-pulang bawa jenazah. Alasannya jatuh di kamar mandi tutur pengasuh. Ternyata setelah diautopsi, anak kami (diduga) dianiaya senior dan rekan-rekannya,” tulisnya.

Sementara Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar telah memeriksa sebanyak 22 saksi terkait kematian korban. Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan pemeriksaan dilakukan secara maraton dari Senin (4/2/2019) pagi sampai tadi malam.

“Jadi untuk sementara kami menetapkan satu tersangka atas inisial MR berusia 21 tahun,” kata Dwi.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut