Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Warga Malaysia Ditangkap Polresta Sidoarjo, Narkotika Cair Senilai Rp45 Miliar Disita
Advertisement . Scroll to see content

Takut Tertular Corona, Warga Wajo Usir Paksa dan Nyaris Hajar TKI dari Malaysia

Jumat, 17 April 2020 - 08:06:00 WIB
Takut Tertular Corona, Warga Wajo Usir Paksa dan Nyaris Hajar TKI dari Malaysia
Ilustrasi TKI. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

WAJO, iNews.id - Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia diusir dan nyaris dihajar warga Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (16/4/2020) malam. Warga setempat tak bisa menerima kehadiran TKI tersebut yang diduga membawa virus corona.

Kejadian ini bermula saat ambulans mengantar warga pendatang yang baru pulang dari Malaysia menuju salah satu rumah di kelurahan setempat. Pendatang itu seorang pria paruh baya yang diketahui TKI dari Malaysia. Warga yang mengetahui hal ini pun dibuat geram dan marah lantaran kondisi saat ini sedang pandemi Covid-19.

Saat situasi menegang, pemerintah kelurahan akhirnya bisa meredakan amarah dan kepanikan warga. Selanjutnya, pendatang tersebut dipindahkan Dinas Sosial bersama petugas Covid-19 Wajo.

Lurah Atakkae Hasdil mengatakan, warga marah dan tidak terima pendatang dari luar masuk ke wilayah mereka. Apalagi berasal dari Malaysia yang merupakan zona merah penularan virus corona.

“Warga geram dan panik hingga mereka mengusir paksa pendatang karena ada riwayat perjalanan dari daerah terpapar Covid-19. Warga curiga orang itu terinfeksi virus,” katanya.

Informasi di lokasi, TKI pendatang tersebut diketahui bernama Nuratim berusia 55 tahun. Dia dideportasi dari Malaysia dan akhirnya terdampar di Kabupaten Wajo. Untuk mengantisipasi kemarahan warga, Nuratim kemudian dievakuasi ke suatu tempat beserta barang bawaannya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut