Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Remaja di Makassar Pesta Miras lalu Serang Permukiman Warga demi Konten, 3 Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Sulsel Ajukan 4 Laboratorium untuk Uji Spesimen Virus Corona

Kamis, 30 April 2020 - 07:40:00 WIB
Sulsel Ajukan 4 Laboratorium untuk Uji Spesimen Virus Corona
Petugas laboratorium sedang cek spesimen virus corona (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengajukan izin empat laboratorium untuk pemeriksaan spesimen virus corona. Dengan adanya izin tersebut wabah Covid-19 bisa semakin cepat ditangani.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Ichsan Mustari mengatakan, pengajuan izin tersebut dikirim ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Keempat laboratorium tersebut dapat melajukan pemeriksan spesimen dengan metode swab PCR.

"Gubernur (Nurdin Abdullah) sudah mengajukan perizinan. Dikirim kepada Kemenkes untuk menetapkan izinnya," kata Ichsan di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (30/4/2020).

Empat laboratorium tersebut yakni Balai Besar Veteriner Maros, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Makassar, Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Makassar dan Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Soppeng.

Menurutnya, jika izin dari Kemenkes telah diberikan, keempat laboratorium ini akan mempercepat penentuan status pada warga, apakah positif atau negatif terinfeksi virus corona.

Pada Rabu (29/4/2020), kata dia, terdapat 291 orang yang sedang menunggu hasil pemeriksaan swab. Belum ada kepastian status mereka, karena semakin banyak antreannya.

"Mudah-mudahan kalau mendapatkan izin, tentu jumlah PDP yang di-follow up semakin sedikit, tentu pasien-pasien ini akan lebih cepat diketahui dan mendapatkan hasilnya," katanya.

Berdasarkan data Pemprov Sulsel, total orang dalam pemantauan sebanyak 3.836, sedangkan yang selesai dipantau sebanyak 2.672 dan 1.164 yang masih dalam pemantauan.

Sementara total pasien dalam pengawasan yakni 827 orang, 454 dinyatakan negatif dan 82 orang di antaranya telah meninggal dunia, termasuk yang tidak dilakukan pemeriksaan swab PCR.A

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut