Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Guru SMP di Buton Utara Hilang, Tim SAR Gabungan Dikerahkan untuk Pencarian
Advertisement . Scroll to see content

Sosok Husain, Penjahit Baju Adat Dolomani yang Akan Dipakai Presiden Jokowi

Selasa, 16 Agustus 2022 - 09:22:00 WIB
Sosok Husain, Penjahit Baju Adat Dolomani yang Akan Dipakai Presiden Jokowi
Husain, penjahit asal Baubau yang menyiapkan pakaian adat Kesultanan Buton untuk Presiden Joko Widodo. (Foto: iNews/Adhy Eba)
Advertisement . Scroll to see content

BUTON, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memakai baju adatDolomani dari Kesultanan Buton dalam upacara peringatan HUT RI ke-77. Baju tersebut dijahit langsung oleh seorang penjahit di Sulawesi Tenggara bernama Husain.

"Perasaanya alhamdulilah karena saya bisa mengerjakan pakaian untuk RI satu," ujar Husain ditemui iNews.id di tempatnya bekerja, Senin (15/8/2022).

Husain tak menyangka dirinya dipercaya untuk merancang sekaligus menjahit baju untuk orang nomor satu di Indonesia.

Baju adat Dolomani dari Kesultanan Buton. (Foto: iNews/Andhy Eba)
Baju adat Dolomani dari Kesultanan Buton. (Foto: iNews/Andhy Eba)

Pengerjaan baju untuk Presiden Jokowi ini pun sangat singkat, yakni dua hari sejak mendapat pesanan dari Istana Kepresidenan.

Husain mengerjakan pesanan baju itu dengan maksimal hingga selesai dan dikirim kepada Istana Kepresidenan.

"Karena kalau kita pikir apa yang kurang di Jawa. Tapi alhamdulilah bisa sampai di sini. Ini butuh proses yang luar biasa," tuturnya

Husain merupakan penjahit Campaga tailor di Kota Baubau. Pakaian yang dibuat Husain untuk Presiden Jokowi berwarna merah sesuai permintaan Istana.

Pakaian adat yang dikirim ke Jakarta yakni pakaian adat Dolomani yang merupakan pakaian kebesaran Sultan Buton.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut