Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 1.163 Gempa Susulan Guncang Sigi Sulteng, BMKG Imbau Warga Waspada
Advertisement . Scroll to see content

Ramai Isu Gempa-Tsunami 3 Meter di NTT, Begini Penjelasan BMKG

Kamis, 19 Mei 2022 - 15:41:00 WIB
Ramai Isu Gempa-Tsunami 3 Meter di NTT, Begini Penjelasan BMKG
Heboh isu gempa-tsunami di NTT (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

KUPANG, iNews.id- Masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) dibuat resah dengan ramainya isu yang menyebutkan akan ada gempa dan tsunami setinggi 3 meter di provinsi tersebut.

Terkait isu tersebut, Kepala Stasiun Geofisika Kupang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Margiono mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing dengan isu yang tidak jelas kebenarannya itu.

"Masyarakat tetap tenang dan jangan terpancing dengan isu gempa dan tsunami dengan ketinggian lebih dari 3 meter di NTT," kata Margiono, Kamis (19/5/2022?.

Dia mengatakan hal itu menanggapi munculnya keresahan masyarakat pesisir pantai di NTT tentang informasi akan terjadinya gempa bumi yang berpotensi tsunami dengan ketinggian lebih dari 3 meter.

Margiono mengatakan NTT sebagai wilayah yang aktif gempa bumi memiliki potensi gempa bumi yang dapat terjadi kapan saja dan dalam berbagai kekuatan.

Namun sampai saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempa bumi dengan tepat dan akurat terkait kapan, di mana, dan berapa kekuatannya.

"Karena itu BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi prediksi gempa bumi," katanya.

Margiono menjelaskan berdasarkan kajian para ahli bahwa zona megathrust selatan NTT memiliki potensi gempa bumi dengan Magnitudo maksimum 8.5.

Namun demikian hal itu merupakan potensi bukan prediksi sehingga tidak ada yang mengetahui kapan terjadi.

Ia mengajak agar berbagai pihak melakukan mitigasi struktural dan non struktural dengan membangun bangunan yang aman dari gempa bumi, menata ruang pantai yang aman dari tsunami.

Selain itu juga mengedukasi masyarakat dalam menyelamatkan diri dari bahaya bahaya gempa bumi dan tsunami.

Margiono mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing dengan informasi yang memprediksi adanya gempa dan tsunami.

"Apabila masyarakat ingin mengetahui informasi yang jelas silahkan menghubungi BMKG melalui kontak WhatsApp 08113832687," katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut