Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Demo Mahasiswa di Flyover Makassar Memanas, Massa Bakar Ban hingga Sandera Truk
Advertisement . Scroll to see content

Pria Mengamuk di Makassar Viral di Medsos, Diduga Pimpinan Department Store

Senin, 31 Mei 2021 - 07:55:00 WIB
Pria Mengamuk di Makassar Viral di Medsos, Diduga Pimpinan Department Store
Pria di departemen store di Makassar diduga ancam karyawan dengan senjata viral di medsos (Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Video seorang pria diduga pimpinan department store di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengamuk kepada salah satu karyawan mal viral di media sosial. Kasus ini sedang dalam penyelidikan polisi.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Jeriady membenarkan perihal kejadian tersebut. Korban melaporkan kejadin yang dialaminya itu pada Jumat (28/5/2021) kemarin.

Saat ini polisi sedang menyelidiki kasusnya  dan berencana melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi. Pelaku berkaus hitam itu tampak membawa senjata seperti sebatang besi untuk mengancam korban. 

"Dari rekaman video saya lihat berupa sebatang besi, pengembangan lanjut kami masih selidiki," kata Iptu Jeriady di Kota Makassar, Sulsel, Minggu (30/5/2021).

Sebelumnya video berdurasi 19 detik viral di media sosial. Seorang pria diduga membawa senjata mengancam seorang karyawan mal, memaksa korban untuk pulang.

Insiden itu berawal ketika beberapa orang berkumpul di depan toko yang menjual sepatu. Entah apa yang dibicarakan, pria itu kemudian meminta pria yang diduga pegawainya untuk pulang.

Sambil mengusir dia mengeluarkan sebuah benda yang diselipkan di belakangnya. Benda itu diduga senjata tajam ataupun tongkat besi padat.

Dari hasil penulusuran, insiden ini terjadi di Mal Panakkukang Jalan Boulevard Makassar. Kemudian petugas keamanan membawa korban keluar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut