Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Remaja di Makassar Pesta Miras lalu Serang Permukiman Warga demi Konten, 3 Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Pipa PDAM Bocor, Sejumlah Warga Makassar Krisis Air di Tengah Pandemi Corona

Minggu, 29 Maret 2020 - 16:25:00 WIB
Pipa PDAM Bocor, Sejumlah Warga Makassar Krisis Air di Tengah Pandemi Corona
Kondisi warga mengalami krisis air. (Foto: Dok iNews).
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Warga di wilayah Bumi Tamanlarea Permai (BTP) dan Paccerakkang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengalami krisis air di tengah pandemi virus corona. Kondisi ini membuat mereka kesulitan menerapkan hidup bersih.

Krisis air ini bahkan sudah terjadi selama satu pekan, sementara warga setempat juga tidak mendapat kiriman air dari mobil tangki Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar.

Humas PDAM Makassar, Muhammad Rusli mengatakan, kondisi ini terjadi karena ada kecelakaan kerja. Menurut dia, salah satu pipa penghantar utama PDAM terkena alat bor dari galian pemasangan kabel PLN sehingga air tak bertekanan atau loss.

"Pengeboran dilakukan secara horizontal di bawah tanah, sehingga pencarian titik bocor sulit terdeteksi," kata Rusli kepada wartawan di Kota Makassar, Sulsel, Minggu (29/3/2020).

Menurut dia, hal ini juga membuat air tak memiliki tekanan, lalu menembus ke permukaan jalanan. Kondisi juga dipersulit dengan jalanan yang telah dibeton.

Dia menyebut, akibat kejadian ini lebih 7.000 pelanggan Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar yang terkena imbas. Di antaranya daerah Paccerakkang, BTP, BTN Kodam I dan Yayasan Gubernur.

"Direktur Utama PDAM Makassar telah memerintahkan jajaran teknis fokus dalam penaganan ini sambil mengantisipasi kebutuhan air bersih pelanggan dengan armada mobil tangki," ujar dia.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut