Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Gagalkan Pengiriman Emas 2,3 Kg Diduga Hasil Tambang Ilegal, 3 Orang Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Pakai Anting Emas, Balita Wanita Jadi Korban Penjambretan di Makassar Terekam CCTV

Selasa, 04 Februari 2025 - 17:29:00 WIB
Pakai Anting Emas, Balita Wanita Jadi Korban Penjambretan di Makassar Terekam CCTV
Balita menjadi korban penjambretan oleh seorang wanita pengendara motor di Jalan Pajjaian, Kompleks Perumahan BPD, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto: CCTV).
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Balita berusia lima tahun menjadi korban penjambretan oleh seorang wanita pengendara motor saat melintas di Jalan Pajjaian, Kompleks Perumahan BPD, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan. Kejadian itu terekam CCTV.

Rekaman tersebut ini memperlihatkan pelaku menarik korban dan membuka paksa antingemas yang dikenakan di telinga korban. Saat itu, korban sedang berjalan sendirian di kompleks perumahan. 

Pelaku yang beraksi seorang diri tiba-tiba menghampiri balita wanita tersebut. Pelaku kemudian menariknya dan membuka paksa anting emas yang dikenakan di telinga korban. 

Saat itu, korban hanya bisa terdiam, meski ada sejumlah anak-anak yang melintas bersepeda di lokasi kejadian. Setelah berhasil membuka paksa anting emas korban, pelaku kabur meninggalkan lokasi. 

Sementara korban yang ketakutan langsung menangis karena kehilangan anting emasnya. Pelaku memanfaatkan situasi sepi di kompleks perumahan pada sore hari. 

Humas Kecamatan Biringkanaya, Rios mengatakan, aksi penjambretan ini telah dilaporkan ke Polsek Biringkanaya. Saat ini petugas masih memburu pelaku yang identitasnya telah diketahui melalui rekaman CCTV.

"Kami berharap kepada orang tua agar tidak memberikan perhiasan berupa emas karena ini dapat memicu orang-orang yang tidak bertanggung jawab, khususnya orang-orang yang berniat jahat," ujar Rios, Selasa (4/2/2025).

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut