Nenek di Pangkep Bersimbah Darah Diduga Dirampok, Modus Pelaku Minta Air Minum
PANGKEP, iNews.id - Seorang nenek ditemukan bersimbah darah dalam rumahnya di Desa Alesipitto, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Dia diduga menjadi korban perampokan.
Informasi diperoleh, identitas korban berinisial DF (83) yang tinggal seorang diri dalam rumah. Dia mengalami luka berat di bagian kepala dan wajah.
Kejadian ini terungkap setelah korban ditemukan warga dalam kondisi terluka parah. Warga kemudian membawa korban ke puskesmas sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Pangkep untuk mendapat perawatan intensif.
Kasat Reskrim Polres Pangkep AKP Halim Lau membenarkan adanya laporan penganiayaan terhadap lansia perempuan tersebut. Polisi masih menyelidiki motif di balik peristiwa tersebut.
“Betul, pada hari Minggu itu ada laporan masyarakat dianiaya. Kebetulan yang dianiaya ini seorang perempuan yang sudah tua, umurnya sekitar 83 tahun di Padat Lampe, Kecamatan Ma’rang," ujarnya, Senin (6/7/2026).
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari petunjuk terkait pelaku.
Dari keterangan sementara, pelaku diduga seorang laki-laki yang datang ke rumah korban dengan alasan meminta air minum. Saat korban masuk ke dalam rumah, pelaku diduga ikut masuk dan menyerang korban.
"Motifnya kami masih mendalami dulu. Korban awalnya didatangi laki-laki yang kemudian minta air. Sewaktu korban masuk ke dalam rumah, laki-laki itu ikut masuk, kemudian memukul korban," katanya.
Korban mengalami sejumlah luka akibat penganiayaan tersebut. Luka ditemukan pada bagian kepala, bibir, mata, dan kelopak mata sebelah kiri.
"Kondisi saat ini korban masih dirawat, belum bisa terlalu banyak berbicara," ucapnya.
Pelaku diduga menyasar perhiasan emas yang biasa dikenakan korban sehari-hari. Namun, polisi belum memastikan apakah ada barang berharga yang hilang dari rumah korban.
Hingga kini, penyidik masih mendalami motif kejadian. Polisi juga mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap identitas pelaku.
Editor: Donald Karouw