Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam
Advertisement . Scroll to see content

Makassar Geger, Pemilik Toko Ditemukan Sudah Jadi Mayat di Teras Jualan

Kamis, 06 Juli 2023 - 22:03:00 WIB
Makassar Geger, Pemilik Toko Ditemukan Sudah Jadi Mayat di Teras Jualan
Polisi mengevakuasi mayat pemilik toko kelontong di Jalan Karunrung Raya, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (6/7/2023) malam. (Foto: iNews/M Nur Bone)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Penemuan mayat dalam toko kelontong menggegerkan warga Jalan Karunrung Raya, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (6/7/2023) malam. Korban merupakan pemilik toko yang ditemukan tewas di teras jualan.

Informasi diperoleh iNews, identitas korban bernama Bakri (50) yang tinggal seorang diri dalam toko tersebut. Dia sudah dua hari terakhir lost contact dengan istrinya hingga dicari keluarga dan ditemukan sudah meninggal.

Suasana di lokasi ramai dengan warga yang berdatangan karena penasaran. Tampak juga tim inafis Polrestabes Makassar dan Dokpol Biddokkes Polda Sulsel olah tempat kejadian perkara (TKP) lalu mengevakuasi mayat ke RS Bhayangkara.

"Untuk penyebab kematian kami masih menunggu hasil pemeriksaan di rumah sakit," ujar Kapolsek Rappocini AKP Muhammad Yusuf, Kamis (6/7/2023) malam.

Menurutnya dari keterangan yang diperoleh, korban memiliki sebuah motor namun saat olah TKP tak ditemukan di lokasi. Petugas juga memasang garis polisi di depan pagar rumah untuk kepentingan penyelidikan.

Sejauh ini polisi belum dapat menyimpulkan kasus penemuan mayat tersebut. Selain itu juga menunggu persetujuan keluarga untuk bersedia atau tidak diautopsi.

"Jadi korban ini tinggal sendiri dan sudah dua hari tidak ada kabar jadi dicari keluarga. Kasusnya kini dalam tahap lidik," katanya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut