Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger Siswi SMK di Makassar Dicoret dari Paskibraka gegara Bahasa Daerah, Ini Respons Kesbangpol 
Advertisement . Scroll to see content

Makassar Belum Terpapar Omicron, tapi Varian Delta Masih Mewabah

Kamis, 30 Desember 2021 - 15:05:00 WIB
Makassar Belum Terpapar Omicron, tapi Varian Delta Masih Mewabah
Pemeriksaan swab antigen di pusat kesehatan. (Foto: Dok iNews).
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Penularan Covid-19 varian Omicron belum menyebar sampai ke Makassar. Sejumlah kasus yang mewabah di daerah tersebut masih jenis Delta.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar, Nursaida Sirajuddin mengatakan, memang sempat ada gejala mirip varian Omicron. Namun setelah pemeriksaan di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes), dipastikan Covid-19 Delta.

"Ada informasi kita dapatkan sudah dikirimi ke Litbankes tapi hasilnya masih Delta. Saya tidak tahu berapa sampel yang dikirim provinsi. Tapi yang jelas semuanya Delta," kata Nursaida di Kota Makassar, Sulsel, Rabu (29/12/2021).

Namun Dinkes Makassar sudah mulai memberi atensi terhadap varian Omicron. Salah satunya dengan memperkuat testing, tracing, dan treatment. Cara ini merupakan kunci utama untuk mencegah penularan Covid-19 semakin meluas.

"Kita tingkatkan tetap 3T, itu yang penting dan betul-betul kita maksimalkan. Jangan kendor. Karena sebenarnya untuk mencegah varian apapun itu intinya bagaiaman meningkatkan prokes," katanya.

Selain itu, dia juga berharap bisa ada pengetatan di pintu-pintu masuk Kota Makassar. Terutama bagaimana mengantisipasi penularan orang-orang yang berasal dari negara yang terjangkit varian Omicron.

Percepatan vaksinasi juga disebut menjadi bagian dalam pencegahan penularan. Makanya saat ini Dinkes Kota Makassar terus menggenjot percepatan vaksinasi agar dapat tercipta herd immunity atau kekebalan kelompok.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut