Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Brutal! Pria Mabuk di Rancaekek Bandung Bacok Pedagang gegara Tak Diberi Makanan
Advertisement . Scroll to see content

Kesal Tidak Diberi Makan, 2 Pria Diduga Mabuk Serang Pemilik Warung

Kamis, 20 Oktober 2022 - 10:52:00 WIB
Kesal Tidak Diberi Makan, 2 Pria Diduga Mabuk Serang Pemilik Warung
2 pria mabuk serang pemilik warung karena kesal tidak diberi makan. (Foto: Erwin Eka Pratama/iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SIDRAP, iNews.id - Diduga dalam pengaruh minuman keras, dua pemuda menyerang sebuah warung makan di Kecamatan Maritengae, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel). Aksi penyerangan yang dilakukan dua pria itu sempat terekam Closed Circuit Television (CCTV) di warung makan itu.
 
Dalam rekaman CCTV, tampak terlihat dua orang pemuda masuk ke warung dan langsung menyerang seseorang yang tidak lain merupakan pemilik warung tersebut.

Tak terima dengan kejadian yang dialaminya, pemilik warung kemudian melaporkan kedua pemuda itu ke polisi. 

Polisi yang mendapat laporan itu langsung bergerak hingga menangkap kedua pemuda tersebut. 

Kapolsek Maritengae AKP Andi Mappahairul membenarkan dua pelaku yang melakukan penyerangan pada malam itu sudah diamankan. 

"Dalam kejadian itu, sebenarnya ada tiga pelaku, dua ditangkap dan satu masih dalam daftar pencarian orang (DPO)," katanya.

Ia mengatakan, motif para pelaku menyerang pemilik warung makan karena kesal tidak diberikan makanan gratis. 

"Sebelumnya, para pelaku ini habis pesta minuman keras di kosannya," ujarnya. 

Karena tidak diberi, pelaku pulang ke kosan dan mengajak rekannya hingga terjadi pemukulan terhadap pemilik warung tersebut.  

Saat ini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku sudah ditahan di Polsek Marintengae. Sementara, polisi masih memburu satu pelaku lainnya.

Editor: Candra Setia Budi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut