Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger Siswi SMK di Makassar Dicoret dari Paskibraka gegara Bahasa Daerah, Ini Respons Kesbangpol 
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Dugaan Cacar Monyet di Makassar, Ini Hasil Laboratorium 2 Pasien Suspek

Jumat, 26 Agustus 2022 - 15:55:00 WIB
Kasus Dugaan Cacar Monyet di Makassar, Ini Hasil Laboratorium 2 Pasien Suspek
Ilustrasi cacar monyet. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Dua pasiensuspek cacar monyet atau monkeypox dirawat di RSP Universitas Hasanuddi, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Saat ini, Dinas Kesehatan Sulsel telah menerima hasil pemeriksaan sampel keduanya dari Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan.

Plt Kepala Dinkes Sulsel Arman Bausat mengatakan, kedua pasien tersebut telah dipastikan bukan mengidap cacar monyet. 

"Keduanya negatif. Kami baru terima tadi hasil laboratoriumnya," ujar Arman saat dikonfirmasi, Jumat (26/8/2022).

Dia memastikan, kedua pasien yang masih menjalani perawatan hanya mengalami penyakit cacar biasa.

"Iya, bukan cacar monyet, hanya cacar biasa," katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinkes Makassar Nursaidah Sirajuddin. Menurutnya, dengan negatifnya hasil laboratorium kedua pasien, dipastikan sampai saat ini belum ditemukan kasus cacar monyet di Makassar.

"Alhamdulillah dua pasien yang gejala cacar monyet ternyata negatif. Jadi belum ada kasus cacar monyet di Makassar," ucapnya.

Sebelumnya, dua warga Sulsel dicurigai mengidap cacar monyet. Salah satunya merupakan warga Kabupaten Maros yang berdomisili di Antang, Kecamatan Manggala. Dia kini dirawat di Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Hasanuddin.

Sementara pasien lainnya warga Kelurahan Kassi-Kassi, Kecamatan Rappocini, Makassar. Saat ini dia menjalani perawatan di Rumah Sakit Labuang Baji.

Warga Maros itu diketahui pernah melakukan perjalanan dari Jakarta. Sementara warga Kassi-kassi tidak pernah melakukan perjalanan ke luar daerah.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut