Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kacab di Palopo Kabur usai Isi BBM Rp412.000, Datang Minta Maaf setelah Viral
Advertisement . Scroll to see content

Istri Sering Main ke Rumah Tetangga, Pria Mabuk di Palopo Teror Warga dengan Gergaji Mesin

Rabu, 26 Februari 2020 - 13:10:00 WIB
Istri Sering Main ke Rumah Tetangga, Pria Mabuk di Palopo Teror Warga dengan Gergaji Mesin
Polisi mencari seorang pria yang telah meneror warga dengan gergaji mesin. (Foto: iNews/Nasruddin Rubak).
Advertisement . Scroll to see content

PALOPO, iNews.id - Seorang pria mabuk di wilayah Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), meneror dan merusak rumah warga dengan gergaji mesin. Aksi ini dilakukan karena pelaku cemburu melihat istrinya yang lebih sering main ke rumah tetangga.

Pria bernama Syamsul, warga perumahan Gria Sitran, Kelurahan Binturu, Kecamatan Wara Selatan, membuat resah masyarakat sekitar. Teror pelaku terhadap para tetangga dengan gergaji mesin langsung dilaporkan ke polisi, dan ditindaklanjuti petugas.

"Kami resah pak dengan ulahnya itu," kata seorang warga kepada polisi yang tiba di TKP, Selasa (25/2/2020) malam.

Usai melakukan teror dan merusak rumah tetangganya dengan gergaji mesin, Syamsul langsung melarikan diri. Petugas sempat mencari pelaku, namun tak kunjung ditemukan. Namun alat yang dipakai untuk meneror warga sudah diamankan.

Syamsul nekat melakukan tindakan anarkistis itu karena sedang mabuk. Informasi warga, mereka sempat melihat pelaku pesta miras bersama sejumlah orang di sebuah warung. Dia lalu kembali ke rumah dan tiba-tiba mengamuk kepada istrinya.

Istrinya yang takut dengan amukan Syamsul lari ke rumah tetangga. Namun tidak lama dari dalam rumah, dia mendengar suara gergaji mesin menyala. Warga dan istri pelaku langsung ketakutan, meski akhirnya dia tak melukai satu orang pun di sana.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut