Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Megamall Manado Tewaskan Seorang Karyawan, 4 Pengunjung Dilarikan ke RS
Advertisement . Scroll to see content

Gunakan Mobil Damkar, Petugas Semprot Warkop dan Pengunjung Bandel saat PSBB

Sabtu, 25 April 2020 - 06:52:00 WIB
Gunakan Mobil Damkar, Petugas Semprot Warkop dan Pengunjung Bandel saat PSBB
Petugas gunakan mobil damkar untuk usir pengunjung warkop di Kota Makassar, Sulsel (Foto: iNews/Leo Muhammad Nur)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Tindakan tegas dilakukan petugas di hari pertama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Petugas menyemprotkan air ke sejumlah warung kopi dan lapak kaki lima yang masih beroperasi hingga larut malam.

PSBB di Kota Makassar yang berlaku pada Jumat (24/4/2020) rupanya masih banyak dilanggar warga. Tidak hanya pengendara, sejumlah pemilik tempat usaha juga masih membuka lapaknya hingga larut malam.

Petugas yang merazia pun tegas mengusir kerumunan di sejumlah warung dengan menyemprot para pengunjung di area Kecamatan Bontoala. Petugas juga melakukan penggerebekan terhadap salah satu warung internet, hasilnya ditemukan remaja yang asyik ngegame. Lagi-lagi mereka pun tak luput dari semprotan mobil pemadam kebakaran karena bandel.

Camat Bontoala Syamsul Bahri mengatakan, tindakan tegas ini dilakukan karena sosialisasi PSBB sudah dilakukan jauh-jauh hari. Namun hingga memasuki masa PSBB, mereka juga masih membandel.

"Salah satu tindak tegas bahwa PSBB itu bukan lagi imbauan tapi sudah unsur paksaan, salah satunya menghalau mereka dengan dukungan air dari mobil damkar agar kembali ke rumah masing-masing," ujarnya, Jumat (24/4/2020).

Kegiatan ini akan terus dilakukan tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 selama PSBB diterapkan di Kota Makassar.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut