MAKASSAR, iNews.id - Aksi teror kawanan geng motor kembali terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Para pelaku yang diduga berjumlah puluhan orang menyerang menggunakan busur panah, batu, dan kayu ke permukiman warga.
Peristiwa penyerangan itu terjadi di Jalan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Makassar, Minggu (9/10/2022) malam.
3 Anggota Geng Motor di Deli Serdang Diamankan Konvoi dengan Sajam
Aksi penyerangan itu sempat terekam Closed Circuit Television (CCTV). Dalam rekaman yang beredar, tampak terlihat para pelaku berusaha merusak pagar gang serta melempari rumah warga menggunakan batu dan anak panah.
Bukan itu saja, para pelaku ini juga nyaris merobohkan pagar gang. Serangan yang berlangsung hampir 30 menit itu baru terhenti setelah mereka melihat kedatangan mobil polisi.
Berawal dari Konvoi, 2 Geng Motor di Depok Terlibat Tawuran
Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat bernama Syarifudin mengatakan, penyerangan yang dilakukan di wilayahnya sudah sering terjadi.
"Ada puluhan orang yang datang menggunakan motor, langsung menendang pagar," katanya.
Dalam kejadian itu, kata dia, satu warganya terkena busur panah.
Syarat Masuk Geng Motor Paling Aneh, dari Mandi Kotoran hingga Tindakan Mengerikan
"Ada satu warga terkena di bagian lengan dan sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara," ungkapnya.
Tiga orang pelaku diamankan
Geng Motor Pelajar di Jambi Terciduk Polisi, Bawa Sajam Biar Terkesan Berani
Dalam aksi penyerangan itu, polisi berhasil menangkap tiga orang pelaku. Mereka ditangkap karena tertinggal oleh rombongannya ketika melihat kedatangan polisi.
Pelaku yang ditangkap masih di bawah umur. Belum diketahui pasti motif penyerangan yang dilakukan para pelaku ini. Sebab, dari keterangan pelaku yang ditangkap mereka hanya ikut-ikutan.
Deretan Geng Motor Paling Sadis di Dunia, Ada yang Mirip Organisasi Militer
"Tidak tahu, Pak, hanya diajak teman melempari warga yang tengah nongkrong dalam gang," kata salah satu pelaku yang ditangkap.
Penyerangan yang dilakukan para pelaku ini secara acak saat melintas di Jalan Ballaparang usai menghadiri pesta miras di suatu tempat.
Editor: Candra Setia Budi