Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Magnitudo 3,9 Guncang Luwu Utara, Terasa hingga Poso
Advertisement . Scroll to see content

Densus 88 Tangkap Puluhan Warga Poso Diduga Terlibat Kelompok Teroris

Senin, 16 Mei 2022 - 17:44:00 WIB
Densus 88 Tangkap Puluhan Warga Poso Diduga Terlibat Kelompok Teroris
Satgas Madago Raya terus memburu sisa-sisa DPO kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Kabupaten Poso, Sulteng. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

PALU, iNews.id - Puluhan wargaKabupaten Poso dan Ampana, Sulawesi Tengah ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri. Mereka diduga terlibat dengan kelompok teroris.

Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Rudy Sufahriadi, mengatakan informasi lebih lanjut segera dirilis oleh Polda Sulteng. "Humas Polda akan rilis, jadwalnya sedang dirapatkan," katanya, Senin (16/5/2022).

Kepala Bidang Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, saat ini Polda Sulteng bekerja sama dengan Densus 88 Korwil Sulteng terus mencegah aksi terorisme, khususnya di wilayah operasi.

"Termasuk mencegah peran para simpatisan yang membantu kelompok MIT Poso," tuturnya.

Saat ini Satgas Madago Raya terus melakukan pengejaran kepada dua terduga teroris Poso yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kedua DPO kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso tersebut yakni Askar Alias Jaid alias Pak Guru dan Muhklas alias Galuh Alias Nae.

"Pengejaran terus dilakukan dan tidak pernah berhenti," kata Didik.

Selain itu, Satgas juga rutin menggelar razia di tiga wilayah operasi perburuan, yakni Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, dan Poso untuk mengantisipasi bantuan dan pergerakan simpatisan.

"Kami harap dukungan warga dan kami tetap imbau kepada para DPO menyerahkan diri," ucapnya.

Hingga saat ini kekuatan Satgas Madago Raya berjumlah 1.376 personel gabungan TNI dan Polri.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut