Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Sulsel Bongkar 37 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Corona di Sulsel Melonjak, Ini Data Sebaran Kasus di Daerah

Sabtu, 02 Mei 2020 - 08:20:00 WIB
Corona di Sulsel Melonjak, Ini Data Sebaran Kasus di Daerah
Warga menjalani rapid test. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Bertambahnya angka kasus virus corona di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Jumat (1/5/2020) kemarin dikarenakan banyaknya warga yang tak patuh anjuran pemerintah. Sebab sejumlah daerah diprediksi sudah terjadi transmisi lokal.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel, Ichsan Mustari mengatakan, selain penularan melalui transmisi lokal, penyebarannya melalui kontak serumah dan mereka jarang mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

"Banyak warga yang tidak patuh untuk tetap tinggal di rumah. Mereka berkeliaran tanpa kepentingan mendesak," kata Ichsan di Kota Makassar, Sulsel, Jumat malam.

Menurut dia, tingginya angka virus corona di Sulsel kemarin karena ada banyak penambahan kasus di daerah. Seperti di Kabupaten Luwu Timur, ada sembilan orang karyawan PT Vale positif corona.

Kemudian di Kabupaten Sinjai, ada enam orang positif. Seluruhnya merupakan santri Pondok Pesantren Al Falah. Sedangkan di Kabupaten Selayar, ditemukan warga yang punya riwayat perjalanan dari Kota Makassar.

"Untuk Kota Pare-Pare secara spesifik dari klaster penyebaran acara makan kapurung," ujar dia.

Data perkembangan terbaru kasus Covid-19 pada Jumat kemarin, untuk kasus positif sebanyak 547 orang, 363 orang masih dirawat, 145 orang sembuh dan 39 orang meninggal.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 849 orang, 279 orang masih dirawat, 485 orang dipulangkan atau sehat dan 85 orang meninggal. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 4.027. Sebanyak 1.162 proses pemantauan dan 2.865 sudah dipantau.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut