Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok
Advertisement . Scroll to see content

Cerita 2 Nelayan Asal Sulsel yang Disandera Abu Sayyaf 1,5 Tahun

Kamis, 20 September 2018 - 22:12:00 WIB
Cerita 2 Nelayan Asal Sulsel yang Disandera Abu Sayyaf 1,5 Tahun
Nelayan yang menjadi korban penyanderaan Abu Sayyaf disambut keluarga dengan penuh haru di Kepulauan Selayar, Sulsel. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

SELAYAR, iNews.id – Dua nelayan asal Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, yang disandera kelompok Abu Sayyaf selama hampir 1,5 tahun, akhirnya dibebaskan. Pertemuan Hamdan dan Sudarling bersama keluarganya diwarnai tangis haru dan gembira, Kamis (20/9/2018).

Hamdan dan Sudarling tiba di Kabupaten Kepulauan Selayar, lewat Bandara H Aroeppala Selayar. Keduanya diantarkan langsung oleh Diah, perwakilan dari Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI).

Kedatangan kedua korban disambut haru dan sukacita, terutama dari orang tua dan keluarga. Mereka telah menanti di Penginapan Fitri, 1 jam sebelum korban tiba. Begitu melihat Sudarling dan Hamdan tiba, isak tangis keluarga langsung pecah.

Hamdan pun menceritakan pengalamannya selama diculik oleh kempok Abu Sayyaf. Selama disandera kurang lebih 1 tahun 6 bulan atau 1,5 tahun, mereka diperlakukan dengan baik oleh kelompok separatis yang berbasis di sekitar kepulauan selatan Filipina itu.

“Selama penyanderaan, kami diperlakukan dengan baik, dikasih makan dan disuruh salat. Kami tidak dianiaya, yang penting dituruti perintahnya. Bahkan, kadang-kadang kami disuruh olahraga dengan melakukan lari-lari kecil,” ucap Hamdan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut