Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Magitudo 3,2 Guncang Kendari, Getaran Dirasakan Cukup Kuat
Advertisement . Scroll to see content

Banjir di Kolaka Timur akibat Sungai Mowewe Meluap, Ratusan Hektare Sawah Terendam

Kamis, 13 Juli 2023 - 14:38:00 WIB
Banjir di Kolaka Timur akibat Sungai Mowewe Meluap, Ratusan Hektare Sawah Terendam
Banjir yang merendam Kolaka Timur akibat luapan Sungai Mowewe, Kamis (13/7/2023). (Foto: MPI/Muh Rusli)
Advertisement . Scroll to see content

KOLAKA TIMUR, iNews.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) membuat Sungai Mowewe meluap, Kamis (24/7/2023) dini hari. Akibatnya, ratusan hektare sawah dan puluhan rumah warga terendam banjir.

Salah satu korban terdampak yakni Mihariani warga Dusun II, Kelurahan Inebenggi, Kecamatan Mowewe. Fachrul Sakti, anak Mihariani mengatakan, banjir menggenangi rumah orang tuanya mulai pukul 23.00 WITA, Rabu (12/7/2023).

"Ketinggian banjir setinggi lutut. Sampai sekarang masih tergenang dan ada lima rumah tetangga Ibu saya yang terendam," katanya.

Selain tergenang, dinding dapur rumah tersebut sepanjang 4 meter juga ambruk diterjang arus. Banjir ini terjadi akibat sungai selebar 10 meter dekat permukiman warga setempat meluap. 

"Sudah sering terjadi (langganan banjir). Semalaman warga tidak tidur karena evakuasi barang-barang ke tempat yang lebih tinggi lalu mengungsi," katanya.

Dia berharap kepada Lurah Inebenggi dan Pemda Koltim bisa memberikan solusi agar rumah warga tidak menjadi langganan banjir. Demikian juga drainase permukiman diminta diperlebar karena sungai cepat meluap saat hujan deras mengguyur. 

Kapolsek Mowewe AKP Ridwan yang dikonfirmasi mengatakan, banjir terluas terjadi di wilayah dataran rendah Kelurahan Horodopi. Pendangkalan sungai di kilometer 25 mengakibatkan aliran meluber ke lahan pertanian dan permukiman warga.

"Ditambah bongkahan batu besar yang terbawa arus menyumbat aliran," ujarnya.

Dikemukakan, sungai besar yang melintasi Kelurahan Horodopi merendam ratusan hektare sawah yang dilalui. Sebagian di antaranya terancam gagal panen akibat air yang bercampur menggenangi lahan pertanian mereka.

Meski masih mendata dampak banjir, namun diperkirakan ada puluhan rumah tergenang di Kelurahan Horodopi.

"Sempat macet sekitar 30 menit karena ada pohon tumbang palang jalan," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut