Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Solar Langka di Makassar, Antrean Bus dan Truk Mengular di SPBU
Advertisement . Scroll to see content

Ahli Epidemilogi Unhas: Ada Potensi Klaster Baru Usai Aksi Penolakan Omnibus Law

Kamis, 08 Oktober 2020 - 10:10:00 WIB
Ahli Epidemilogi Unhas: Ada Potensi Klaster Baru Usai Aksi Penolakan Omnibus Law
Massa aksi buruh tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja memadati Jalan Raya Bandung-Garut, Kabupaten Bandung, Selasa (6/10/2020). (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Ahli Epidemiologi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menilai ada potensi terjadi ledakan kasus Covid-19 pascaunjuk rasa penolakan UU Omnibus Law. Sebab terjadi mobilisasi massa saat demonstrasi tersebut.

Pakar dari Unhas Makassar, Prof Ridwan Amiruddin mengatakan, tidak menutup kemungkinan terjadi klaster baru, termasuk di Kota Makassar akibat demonstrasi tersebut.

"Itu yang kami khawatirkan. Peserta demo sudah hampir tidak peduli kesehatannya," kata Prof Ridwan di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (8/10/2020).

Mirinya, aksi demonstrasi ini terjadi di daerah-daerah episentrum penularan Covid-19, seperti Kota Makassar. Kondisi itulah yang dikhawatirkan berpotensi memunculkan klaster cipta kerja.

"Sangat berpotensi adanya ledakan kasus Covid-19, (yang menciptakan) klaster cipta kerja," katanya.

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas Makassar ini pun meminta para demonstran bijak menyampaikan aspirasinya di tengah pandemi Covid-19 ini, dengan tetap mempertimbangkan risikonya.

"Untuk kawan-kawan yang sedang menyalurkan aspirasinya supaya tetap menghitung risiko dirinya. Tetap disiplin protokol kesehatan, pakai maskernya, jaga jarak, dan sebagainya," ujarnya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut