Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Air Bersih Mengalir di Sikka, Program Perindo Alirkan Harapan dan Ekonomi Warga
Advertisement . Scroll to see content

5 Tahun Dilanda Kekeringan, Transmigran di Takalar Rela Beli Air ke Kampung Tetangga Rp10.000 per Jeriken

Minggu, 25 September 2022 - 14:06:00 WIB
5 Tahun Dilanda Kekeringan, Transmigran di Takalar Rela Beli Air ke Kampung Tetangga Rp10.000 per Jeriken
Warga transmigran di Takalar mengisi jeriken dengan air bersih yang dibeli Rp10.000 usai dilanda kekeringan sejak lima tahun terakhir. (Foto: Bugma)
Advertisement . Scroll to see content

TAKALAR, iNews.id - Sebuah wilayah transmigrasi di Dusun Malelaya, Desa Punaga, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar dilanda kekeringan sejak lima tahun terakhir. Warga rela membeli air bersih di kampung tetangga berjarak lima kilometer seharga Rp10.000 per jeriken.

Tak sampai di situ, warga juga harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membayar jasa pengangkut air sebesar Rp1.000 per jeriken. Air yang dibeli warga ini pun digunakan untuk memasak, mencuci piring pakaian, hingga mandi.

Sejumlah warga mengaku kesulitan memeroleh air bersih sejak lima tahun terakhir. Terlebih saat musim kemarau, sumur yang menjadi sumber air di kampung mereka mengering.

"Lagi sulit, sumur kering semua. Tidak ada air PAM. Sudah lima tahun kondisi begini. Beli air dari sumur bor kampung tetangga untuk minum sama mandi. Untungnya tidak pernah kena penyakit," ucap Adi, salah seorang warga transmigran, Minggu (25/9/2022).

Menurut penjual air bersih setempat, Nia Daeng Manisi, setiap hari warga transmigran datang ke rumahnya untuk membeli air.

"Setiap hari ada saja orang yang beli. Air pakai sumur bor," kata Nia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut