Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cegah Perang Suku Meluas, Polda Papua Terjunkan 3 SSK Brimob ke Wamena
Advertisement . Scroll to see content

Warga Diminta Melapor bila Ada Penjual BBM Banderol Harga Rp20.000 per Liter

Kamis, 02 Desember 2021 - 09:55:00 WIB
Warga Diminta Melapor bila Ada Penjual BBM Banderol Harga Rp20.000 per Liter
SPBU di wilayah Wamena Jayawijaya. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

WAMENA, iNews.id - Warga diminta melaporkan penjual BBM eceran yang membanderol harga mencapai Rp20.000 per liter. Kasus ini terjadi di wilayah Jayawijaya Papua.

Kepala Seksi Standarisasi Perlindungan Konsumen dan Metrologi Legal Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Jayawijaya, Lodwik Mosip mengatakan, ada informasi pengecer BBM menjual pertalite Rp20.000 - Rp25.000 per liter.

"Masyarakat apabila membeli BBM pada pengecer dan masih ada yang menjual di atas harga yang sudah ditetapkan laporkan kepada kami," kata Lodwik di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu (1/12/2021).

Pemerintah sudah mulai melakukan sosialisasi kepada pedagang BBM enceran bahwa pertalite harus dijual dengan harga murah. Adapun harga yang ditentukan pemerintah maksimal Rp15.000 per liter.

"Karena mama-mama dan pedagang kios yang menjual BBM enceran ini mengambil BBM subsidi dari pertamina, pemerintah menentukan harganya Rp15 ribu per liter, tidak boleh lebih," katanya.

Menurut dia, tidak masuk akal kalau BBM itu diperoleh dari subsidi tetapi dijual dengan harga industri. Pengecer nakal ini tentu akan mendapatkan sanksi tegas.

Penetapan harga Rp15 ribu per liter ini sudah diberlakukan 29 November 2021 sesuai surat edaran Sekda Jayawijaya. Karena BBM yang dijual di pinggiran sepanjang jalan di pusat kota merupakan BBM subdisi pemerintah, sehingga tidak boleh mematok harga baru.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut