Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi KKB Tembak Warga di Asmat, Datang dengan Perahu Cari Guru
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! KKB yang Tembak Warga Asmat Ternyata asal Yahukimo Pimpinan Elkius Kobak

Selasa, 23 September 2025 - 11:46:00 WIB
Terungkap! KKB yang Tembak Warga Asmat Ternyata asal Yahukimo Pimpinan Elkius Kobak
Ilustrasi anggota KKB yang tewas ditembak pasukan gabungan TNI Polri di Pegunungan Bintang. (Foto: Facebook)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Fakta baru terungkap dari insiden penembakan dan pembakaran rumah di Kampung Ulakin, Distrik Kolf Braza, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Minggu (21/9/2025). Aksi brutal yang menewaskan seorang warga sipil bernama Indra Guruwardana (24) ternyata dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo pimpinan Elkius Kobak.

Kelompok ini diketahui berasal dari wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan. Berdasarkan informasi aparat, kelompok bersenjata itu mendatangi Kampung Ulakin sekitar pukul 06.30 WIT dengan menggunakan perahu katinting. Awalnya mereka mencari seorang guru, Khairul Sarikam, namun justru mendapati putranya, Indra, yang sedang menjaga kios.

Indra sempat melarikan diri, tetapi tertembak dari arah belakang hingga meninggal dunia di dalam rumah. Setelah memastikan korban tak bernyawa, para pelaku menyeret jasad ke halaman lalu membakar rumah korban beserta isinya hingga rata dengan tanah.

Aksi kekerasan itu memicu kepanikan. Warga sekitar meninggalkan kampung dan memilih bersembunyi di hutan karena khawatir adanya serangan lanjutan. Hingga laporan terakhir, jasad korban masih berada di halaman rumah yang hangus terbakar/.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, mengungkapkan proses investigasi masih terus berjalan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut