Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! Perempuan 26 Tahun di Jayapura Diduga Diperkosa Ayah Kandung dalam Rumah
Advertisement . Scroll to see content

Temui Pengungsi, Jokowi: Korban Banjir Sentani Segera Direlokasi

Selasa, 02 April 2019 - 11:32:00 WIB
Temui Pengungsi, Jokowi: Korban Banjir Sentani Segera Direlokasi
Presiden Joko Widodo bersama anak-anak Papua saat di lokasi SD Inpres Kemiri, Distrik Sentani, Jayapura, yang rusak parah diterjang banjir bandang. (Foto: Koran SINDO/Abdul Rochim)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Pemerintah berencana merelokasi para korban banjir bandang di wilayah Sentani, Jayapura, Papua. Alasannya, wilayah yang selama ini dihuni mereka dinilai sangat rawan, apalagi jika terjadi bencana susulan.

Data yang diperoleh, total korban jiwa akibat bencana banjir bandang Sentani pada 16 Maret silam tercatat mencapai 112 jiwa. Rinciannya, 105 korban tewas di Kabupaten Jayapura dan 7 orang di Kota Jayapura. Sementara korban terdampak yang mengungsi mencapai ribuan orang dengan total kerugian akibat bencana ditaksir Rp506.425.424.100.

"Ya ini kan harus direlokasi karena tempat yang lama masih dalam wilayah rawan bencana. Pengungsi harus dipindahkan. Relokasinya akan segera ditetapkan gubernur dan bupati. Kalau sudah, baru nantu kita masuk untuk pembangunan rumahnya," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat meninjau korban banjir bandang di Sentani, Jayapura, Senin (1/2/2019).

Jokowi datang ke lokasi bencana dan pengungsian didampingi istri Iriana Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Seskab Pramono Anung dan Ketua BNPB Doni Manardo.

Jokowi berharap, penetapan lokasi pengungsi secepatnya dilakukan sehingga masyarakat bisa mendapatkan kepastian. Selain itu juga agar pembangunan rumah bisa mulai secepatnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut