Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Takut Diburu Polisi, Pelaku Penembakan ASN di Metro Lampung Serahkan Diri ke Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Respons Wapres soal Nakhoda Kapal Nelayan Tewas Ditembak Tentara Papua Nugini

Kamis, 25 Agustus 2022 - 15:46:00 WIB
Respons Wapres soal Nakhoda Kapal Nelayan Tewas Ditembak Tentara Papua Nugini
Wapres Ma'ruf Amin merespons penembakan terhadap nelayan asal Papua oleh tentara Papua Nugini. (Foto Setwapres)
Advertisement . Scroll to see content

KAMPAR, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin merespons soal penembakannelayan Warga Negara Indonesia (WNI) asal Papua di perairan Papua Nugini. Korban merupakan nakhoda Kapal Calvin 02 bernama Sugeng asal Kabupaten Merauke yang tewas ditembak tentara Papua Nugini, Senin (22/8/2022).

“Masalah nelayan kita di Papua Nugini, sekarang ditangani Menteri Luar Negeri,” ujar Wapres saat kunjungan kerja di Kampar, Riau, Kamis (25/8/2022).

Menurutnya saat ini sedang dilakukan pembicaraan-pembicaraan oleh kedua negara.

“Saya belum dapat laporan terakhir bagaimana dan langkah apa yang akan diambil. Tapi sedang dilakukan pembicaraan-pembicaraan,” kata Wapres.

Wapres pun meminta agar menunggu hasil dari pembicaraan dari Menteri Luar Negeri dengan Papua Nugini. 

“Ini kita tunggu saja nanti akan ada langkah diambil. Sedang dilakukan pembicaraan-pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri kita dengan Papua Nugini,” ucapnya.

Diketahui, kasus penembakan ini terjadi pada Senin (22/8/2022). Saat itu, Sugeng yang merupakan nakhoda Kapal Calvin 02 sedang mencari ikan. Selain Sugeng ada delapan ABK di kapal tersebut.

Dari laporan awal, ada tiga kapal nelayan yang menangkap ikan di perairan Papua Nugini. Dua ditangkap aparat keamanan tentara PNG dan satu kapal melarikan diri. Saat melarikan diri itulah kapal tersebut ditembak hingga menewaskan Sugeng.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut