Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok
Advertisement . Scroll to see content

Prajurit TNI di Keerom Ciptakan Alat Penyepuh Besi untuk Bantu Warga

Jumat, 08 Januari 2021 - 10:40:00 WIB
Prajurit TNI di Keerom Ciptakan Alat Penyepuh Besi untuk Bantu Warga
Prajurit TNI membuat alat penyepuh besi untuk membantu warga di Keerom. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

KEEROM, iNews.id - Prajurit TNI menciptakan alat keterampilan penyepuh besi dengan dengan menggunakan bahan daur ulang di Kampung Senggi, Kabupaten Keerom, Papua. Ide ini didapat melihat sejumlah barang-barang bekas tak terpakai di sekitar kampung warga.

Prajurit Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 312/KH berharap kreasi ini dapat mengatasi kendala yang dihadapi masyarakat di perbatasan.

Komandan Kompi, Kapten Inf Puriadi Mardan mengatakan, ini menjadi keterampilan anggotanya atas nama Prada Tumiadi. Dia membantu warga menciptakan alat sederhana penyepuh besi dengan memanfaatkan bahan-bahan daur ulang.

"Kami harap keterampilan dilakukan prajurit Satgas Yonif 312/KH dapat membantu masyarakat di wilayah perbatasan," Kapten Puriadi di Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (7/1/2021).

Sementara itu, Pratu Tumiadi mengatakan ide menciptakan alat penyepuh besi ini berawal dari melihat barang-barang bekas yang rusak dan tidak terpakai, sehingga muncul ide untuk membuat barang tersebut menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Tumiadi menjelaskan alat ini menggunakan blender bekas sebagai motor penggerak blower, kemudian memakai panci bekas yang dibentuk menjadi plat sebagai baling-baling kipas, yang dirangkai dengan menggunakan ember dan galon sebagai bodi. Blower ini kemudian dihubungkan dengan drum sebagai media pembakaran (penyepuh) besi.

"Kreasi kami ini kami dedikasikan kepada masyarakat khususnya yang ada di perbatasan sehingga diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga," ujarnya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut