Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Pj Bupati Nduga: Tim Negosisasi Sudah Bertemu dengan KKB Penyandera Pilot Susi Air

Selasa, 02 Mei 2023 - 20:26:00 WIB
Pj Bupati Nduga: Tim Negosisasi Sudah Bertemu dengan KKB Penyandera Pilot Susi Air
Penjabat Bupati Nduga Nehemia Gwijangge menyebut tim negosiasi sudah bertemu dengan KKB untuk membebaskan pilot Susi Air. (ANTARA/Evarukdijati)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Penjabat BupatiNduga Namia Gwijangge menyebut sampai saat ini negosiasi masih dilakukan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya untuk membebaskan pilot Susi Air. Tim negosiasi bentukan Pemkab Nduga sudah bertemu dengan KKB yang menyandera pilot asal Selandia Baru tersebut.

"Memang benar hingga kini negosiasi masih terus dilakukan. Kami berharap sandera dapat segera dibebaskan," ujar Namia Gwijangge, Selasa (2/5/2023).

Menurutnya, ada anggota tim negosiasi yang sudah bertemu dengan kelompok penyandera.

"Kami berharap kasus penyanderaan dapat segera selesai dengan pilot Susi Air dibebaskan sehingga aktivitas masyarakat kembali normal," katanya.

Dia mengatakan, saat ini masyarakat di daerahnya mengalami ketakutan karena tidak bisa beraktivitas dengan normal. Di satu sisi masyarakat takut dengan KKB dan di sisi lain mereka juga takut melihat banyaknya aparat keamanan.

Adanya ketakutan yang dialami membuat Pj Bupati Nduga ingin kasus penyanderaan yang sudah berlangsung beberapa bulan ini segera selesai.

"Tim negosiasi masih terus bekerja dan berharap membawa hasil positif sehingga pilot Philip Mehrtens dapat segera dibebaskan," ucapnya.

Diketahui, pilot Philip Mehrtens disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya sejak 7 Februari 2023 usai mendaratkan pesawat di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga. Selain menyandera pilot, KKB juga membakar pesawat milik Susi Air tersebut.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut