Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Ungkap Motif 2 Pak Ogah Aniaya Wanita Hamil dan Suaminya di Deli Serdang
Advertisement . Scroll to see content

Pemukulan Sopir Truk di Mamberamo Tengah, Polisi: Warga Jangan Terprovokasi

Kamis, 15 Oktober 2020 - 10:30:00 WIB
Pemukulan Sopir Truk di Mamberamo Tengah, Polisi: Warga Jangan Terprovokasi
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Polisi meminta warga di Kampung Hologayam, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua, tak terprovokasi kasus pemukulan sopir truk. Sebab kedua pihak akan dimediasi secara kekeluargaan pada Sabtu (17/10/2020).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan, warga diharap tidak melakukan aksi-aksi anarkistis, karena kasus ini telah ditangani Satuan Reskrim Polres Mamberamo Tengah untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kasus ini akan diselesaikan secara kekeluargaan pada Sabtu, 17 Oktober 2020 dengan menghadirkan seluruh masyarakat kampung," kata Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Papua, Rabu (14/10/2020).

Sebelumnya seorang sopir truk pengangkut pasir menjadi korban penganiayaan di Kampung Hologayam. Korban dipukuli hingga babak belur oleh pemilik pangkalan pasir.

Penganiayaan ini terjadi saat korban Samuel Tandi Pabanne hendak mengambil pasir di rumah pelaku, Marius Mabel di wilayah Kobakma. Namun setibanya di TKP, pelaku mengadang korban dan melarangnya mengambil material pasir.

"Pelaku marah dan melakukan pemukulan terhadap korban, karena Samuel enggan pergi dan tetap ingin mengangkut pasir di tempat itu. Dia takut nanti gajinya dipotong bila pulang tak membawa pesanan pasir," ujar dia.

Insiden penganiayaan ini dilaporkan ke polisi. Korban mengalami luka memar di wajah. Polisi kemudian mendatangi rumah pelaku dan meminta keterangan Marius Mabel.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut