Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Pembakar SMP Negeri di Pegunungan Bintang KKB Pimpinan Lamek Alepki Taplo

Selasa, 14 Desember 2021 - 12:55:00 WIB
Pembakar SMP Negeri di Pegunungan Bintang KKB Pimpinan Lamek Alepki Taplo
Puing-puing Gedung SMAN1 Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang yang dibakar KKB, Minggu (5/12/2021). (ANTARA/Polres Pegunungan Bintang)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Pelaku pembakaran SMP negeri di Pegunungan Bintang dipastikan kelompok kriminal bersenjata. Mereka anggota yang dipimpin Lamek Alepki Taplo.

Kapendam Cenderawasih, Kolonel Inf Aqsha Erlangga, membenarkan adanya pembakaran gedung SMP di Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (14/12/2021) hari ini.

"Ya benar ada pembakaran terhadap gedung SMP di Distrik Serambakon, Pegunungan Bintang, saat ini masih didalami," kata Kolonel Aqsha di Kota Jayapura, Papua, Selasa siang.

Menurut dia, sempat terjadi kontak tembak antara pasukan TNI Polri dan KKB pelaku pembakaran sekolah. Namun tidak ada korban jiwa dari kedua belah pihak.

"Diduga KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Alepki Taplo membakar sekolah ini," ujarnya.

Menurut dia, situasi di Distrik Serambakon dan sekitar TKP pembakaran mulai kondusif. Pasukan gabungan dari TNI Polri bersiaga di wilayah tersebut.

Sebelumnya KKB membakar SMP negeri di Pegunungan Bintang pada Selasa pagi. Aksi mereka diawali rentetan bunyi tembakan di sekitar lokasi pembakaran.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.00 WIT sehingga tentara dan polisi yang bertugas di Pos Serambakom mendatangi lokasi kebakaran itu untuk memindahkan warga.

Saat sedang memindahkan warga ke gereja Katholik Wambakon, mereka ditembaki KKB, sehingga terjadi baku-tembak antara TNI Polri dan gerombolan bersenjata tersebut.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut