Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gegana Polda Papua Dikerahkan ke Biak, Sisir Lokasi Ledakan Bom PD II yang Tewaskan 5 Orang
Advertisement . Scroll to see content

Kondisi Terkini Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak, 55 Warga Mengungsi karena Trauma

Senin, 01 Juni 2026 - 17:30:00 WIB
Kondisi Terkini Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak, 55 Warga Mengungsi karena Trauma
Puluhan rumah di Kabupaten Biak Numfor, Papya, rusak akibat ledakan dahsyat sisa bom perang dunia II, Minggu (31/5/2026). Kejadian itu menewaskan lima orang. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BIAK NUMFOR, iNews.id – Sebanyak 55 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat aman pascaledakan dahsyat yang diduga berasal dari bom sisa Perang Dunia II di Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua. Puluhan warga ini terpaksa meninggalkan rumah mereka karena didera trauma mendalam dan khawatir akan adanya ledakan susulan.

Selain memicu gelombang pengungsian, insiden maut yang terjadi pada Minggu sore tersebut juga mengakibatkan 19 warga mengalami luka ringan, lima orang meninggal dunia, serta tiga orang lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa keselamatan warga yang terdampak, termasuk puluhan pengungsi dan korban luka, menjadi prioritas paling utama dalam penanganan tragedi ini.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Saat ini fokus utama kami adalah penanganan korban, proses evakuasi (warga terdampak), serta pengamanan lokasi kejadian," ujar Kombes Pol Cahyo Sukarnito, Senin (1/6/2026).

Untuk memberikan rasa aman bagi warga dan memastikan pemukiman sekitar benar-benar steril dari bahaya, sebanyak 15 personel Tim Gegana Brimob Polda Papua dikerahkan ke Biak pada Senin (1/6/2026).

Tim khusus penjinak bom ini akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan menyisir titik ledakan. Langkah ini diambil agar warga yang saat ini mengungsi bisa segera mendapatkan kepastian keamanan sebelum kembali ke rumah masing-masing.

"Fokus adalah pengamanan TKP, jangan sampai masih ada barang-barang lain yang membahayakan, baik petugas maupun masyarakat," kata Kombes Cahyo.

Di tengah proses evakuasi warga dan sterilisasi area oleh penjinak bom, aparat gabungan dari Polres Biak Numfor, Kodim 1708/Biak Numfor, Basarnas, Yonif TP Biak, Kopasgat TNI AU, serta Brimob Kompi 4 masih terus berupaya melacak keberadaan tiga korban yang hilang. Pencarian dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat kondisi lokasi yang belum sepenuhnya aman.

Sementara itu, untuk meringankan beban keluarga yang berduka, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menyatakan siap memfasilitasi dan membantu seluruh proses pemakaman lima korban yang meninggal dunia.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, menambahkan bahwa area pemukiman yang terdampak ledakan kini telah ditutup total untuk umum.

"Kami sudah melakukan police line dan mengamankan tempat kejadian perkara. Pengamanan dilakukan bersama unsur TNI-Polri dan instansi terkait," kata AKBP Ari Trestiawatpn.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut