Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau
Advertisement . Scroll to see content

KKB Tenius Gwijangge Diduga Punya 6 Senjata Api, 2 Milik TNI Kostrad

Selasa, 24 Agustus 2021 - 12:40:00 WIB
KKB Tenius Gwijangge Diduga Punya 6 Senjata Api, 2 Milik TNI Kostrad
Komplotan KKB Papua. (Foto: Puspen TNI).
Advertisement . Scroll to see content

DEKAI, iNews.id - Satgas Operasi Nemangkawi menduga KKB pimpinan Tenius Gwijangge memiliki 6 senjata api. Dua pucuk di antaranya merupakan milik prajurit TNI dari Yonif Linud 432 Kostrad.

Dua pucuk senjata api tersebut jenis SS2 V1 kaliber 5,56 yang dirampas dari prajurit Yonif Linud 432 Kostrad. Perampasan disertai penembakan prajurit TNI ini terjadi para Mei 2021. Korban atas nama Prada Yudi dan Praka Alif.

"Senjata tersebut memiliki 'trijicon' hingga tembakan mereka terbidik semua," kata Dantim Gakkum Satgas Operasi Nemangkawi, Kombes Pol Faisal Rahmadani, Selasa (24/8/2021).

Sementara empat pucuk senjata api yang dipegang komplotan separatis yang dicap teroris ini belum diketahui pasti. Tim sementara masih memburu KKB yang melakukan penyerangan dan pembunuhan terhadap dua pekerja PT Indo Papua di Sungai Branza, Minggu (22/8/2021).

Sebelumnya KKB pimpinan Tenius Gwijangge membunuh dua pekerja pembangunan jembatan di Sungai Branza. Kedua korban ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di kap belakang mobil perusahaan PT Indo Papua.

Kronologi pembunuhan ini bermula ketika kedua korban mengantarkan warga ke wilayah Kali Yagi. Tak lama setelah itu korban dilaporkan tewas, terbakar bersama mobil yang dipakai mengantarkan warga tersebut.

Ketika proses evakuasi para pekerja di camp PT Indo Papua, personel gabungan TNI Polri sempat ditembaki komplotan KKB. Empat orang personel Brimob terluka, namun kondisi mereka stabil karena sebagian terkena rekoset peluru.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut