Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau
Advertisement . Scroll to see content

KKB Bunuh 5 Pendulang Emas di Yahukimo, Ini Perintah Kapolda Papua

Selasa, 17 Oktober 2023 - 11:58:00 WIB
KKB Bunuh 5 Pendulang Emas di Yahukimo, Ini Perintah Kapolda Papua
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri beri keterangan kejadian lima pendulang emas tewas dibunuh KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: iNews/Edy Siswanto)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerang kamp pendulang emas di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (16/10/2023). Informasi menyebutkan lima orang tewas dibunuh dalam serangan tersebut.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri memerintahkan agar Kapolres dan jajaran Polres Yahukimo melibatkan tokoh masyarakat untuk memastikan kejadian ini sebelum ke lokasi.

"Saya minta kepada Kapolres untuk kirim dulu tokoh masyarakat, para hamba-hamba Tuhan dan pemerintah untuk mengecek kepastian meninggalnya 5 orang pendulang. Kapolres agar berhati-hati, tidak terpancing masuk ke area tersebut karena risikonya cukup tinggi," ujarnya di Jayapura, Selasa (17/10/2023).

Dalam penanganan kejadian ini, Kapolda mengaku akan segera membahas bersama Satgas Damai Cartenz untuk langkah-langkah penegakan hukum yang akan diambil.

"Saya tidak akan mentoleransi daerah-daerah yang selalu menjadi gangguan KKB, baik itu di Pegunungan Bintang, Yahukimo, Nduga dan Puncak. Jika ada aksi-aksi kekerasan bersenjata, tentunya kami akan maju untuk melakukan penindakan," katanya.

Menurutnya, laporan kejadian ini masih diselidiki jajaran intelijen Polres Yahukimo dan tokoh masyarakat.

"Kami tunggu hasil lidik dari anggota intelijen maupun masukan dari masyarakat, kemudian akan kelola dengan cermat dan baik untuk lakukan penegakan hukum. Sehingga saat penegakan hukum tidak membias ke mana-mana," ujar Kapolda.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut