Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran di Belakang Kantor Damri Makassar Nyaris Merembet ke Permukiman, Warga Panik
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Hebat Landa Kota Agats Papua, 100-an Kios dan Rumah Warga Terbakar

Selasa, 17 September 2019 - 11:37:00 WIB
Kebakaran Hebat Landa Kota Agats Papua, 100-an Kios dan Rumah Warga Terbakar
Kebakaran di Agast, Kabupaten Asmat, Papua. (Dok Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.idKebakaran hebat dalam skala besar melanda Kota Agats, Ibu Kota Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, Selasa (17/9/2019) pagi. Dalam peristiwa ini, 100-an kios dan rumah-rumah warga ludes dilalap kobaran api.

Kapolres Asmat AKBP Andy Henoch mengatakan, kebakaran terjadi saat dini hari sekitar pukul 03.00 WIT. Besarnya api dan banyaknya material yang mudah terbakar menyebabkan pemadaman sedikit sulit dan berlangsung lama. Api  baru dapat benar-benar dipadamkan pukul 07.00 WIT.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berdasarkan ketengan warga di lokasi akibat korsleting listrik,” ujar Henoch saat dihubungi dari Jayapura, Selasa (17/9/2019).

Menurutnya, hasil pemeriksaan sementara terungkap ada warga yang sempat melihat salah satu meteran listrik terbakar. Api kemudian muncul dan merembet ke bangunan lainnya yang rata-rata terbuat dari kayu dan mudah terbakar.


“Tidak ada korban jiwa, namun belum diketahui dengan pasti berapa besar kerugian akibat kebakaran ini,” katanya.

Untuk memastikan penyebab kebakaran, polisi saat ini masih melakukan penyelidikan, Sementara warga yang menjadi korban telah dievakusi ke rumah tetangga maupun kerabat.

"Ini musibah kebakaran paling besar di Asmat yang terjadi di musim kemarau," kata Latuconsina, seorang warga Agats.

Warga lainnya Nasrianto mengatakan, dia bersama keluarga memilih mengungsi dari perumahan di Pasar Dolog ke Jalan Nusantara Satu.

"Kami khawatir api merambat dengan cepat dan sudah sampai di Jalan Dolog. Kami sekeluarga langsung pindah," tuturnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut