Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Tersangka Korupsi Tambang Batu Bara Ditahan Kejati Kaltim, ASN ESDM dan Pengusaha
Advertisement . Scroll to see content

Insentif Belum Dibayar Selama 6 Bulan, ASN di Keerom Ancam Palang Kantor Bupati

Jumat, 05 Juni 2020 - 11:45:00 WIB
Insentif Belum Dibayar Selama 6 Bulan, ASN di Keerom Ancam Palang Kantor Bupati
ASN Pemkab Keerom protes di Kantor Bupati. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

KEEROM, iNews.id - Aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Keerom, Papua, menggelar protes terkait insentif yang belum dibayarkan. Pembayaran ini juga termasuk para tenaga medis yang bertugas menangani wabah virus corona di rumah sakit.

Salah satu ASN dari Dinas Pertanian Kabupaten Keerom, Lauren Borotian mengatakan, pembayaran intensif ini belum dibayarkan selama enam bulan terakhir.

"Insentif kami dari ASN enam bulan belum dibayarkan, kemudian dalam perekrutan ASN jalur K-2, mereka juga insentifnya tidak dibayarkan," kata Lauren saat dikonfirmasi, Jumat (6/5/2020).

Menurut dia, bukan saja ASN dari lingkup pemerintahan, para tenaga medis yang bertugas di rumah sakit menangani pasien diduga terpapar Covid-19 juga hingga saat ini belum menerima insentif.

ASN lainnya, Ali mengatakan, sudah melakukan aksi dengan mendatangi Kantor Bupati Keerom untuk mempertanyakan insentif yang hingga kini belum dibayarkan. Dalam protes itu, merka nekat akan memalang kantor bupati jika tuntutannya nanti tidak dipenuhi.

Sementara itu, Asisten I Setda Kabupaten Keerom, Daniel Pantja Pasanda menjelaskan, soal pembayaran kinerja triwulan I, sudah siap dibayarkan. Namun sementara ini tinggal pimpinan SKPD masing-masing menyampaikan kelengkapan berkas untuk pembayaran.

Sementara menyangkut tuntutan permintaan batas waktu pembayaran, kata dia, bukan menjadi kewenangannya. Sebab permohonan itu harus diajukan dulu ke pimpinan daerah, yakni Bupati Keerom.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut