Gubernur Papua Minta Jokowi Copot Plh Sekda
JAYAPURA, iNews.id - Gubernur Papua Lukas Enembe meminta Presiden Jokowi mencopot pelaksana harian (Plh) Sekda Dance Julian Flassy. Gubernur telah menyurati Presiden Jokowi terkait permohonan pemberhentian itu.
Staf Ahli Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus, membenarkan Gubernur Lukas telah menyurati Presiden Jokowi. Gubernur meyakini, adanya maladministrasi dalam penunjukkan Plh Sekda oleh Dirjen Otda Kemendagri pada 24 Juni 2021 dan meminta Sekda diberhentikan.
"Iya itu benar, saya sudah konfirmasi ke Pak Gubernur," kata Rifai, Jumat (26/6/2021).
Gubernur Lukas yang diketahui sedang menjalani perawatan medis di Singapura menyampaikan empat poin kepada Jokowi melalui surat bernomor 121/7145/SET. Gubernur keberatan adanya penunjukkan Plh Sekda oleh Dirjan Otda tanpa berkomunikasi terlebih dulu.
Lukas bahkan merasa adanya konspirasi untuk memberhentikan dirinya sebagai Gubernur pada massa jabatannya berjalan. Dia menyatakan bakal segera kembali dari Singapura untuk melanjutkan tugasnya sebagai Gubernur.