Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Pulau Puah Sulteng, Terasa Kuat di Luwuk hingga Taliabu
Advertisement . Scroll to see content

Gempa Bumi Susulan 5,2 SR Guncang Mamberamo Tengah Papua, Tak Berpotensi Tsunami

Senin, 24 Juni 2019 - 08:58:00 WIB
Gempa Bumi Susulan 5,2 SR Guncang Mamberamo Tengah Papua, Tak Berpotensi Tsunami
Gempa Mamberamo Tengah Papua. (Foto: BMKG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gempa bumi susulan berkekuatan 5,2 Skala Richter (SR) mengguncang Tenggara Mamberamo Tengah, Provinsi Papua, Senin (24/6/2019) pukul 08.28 WIB atau 10.28 WIT. Getaran gempa dipastikan tak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi episenter gempa ada pada titik koordinat 2.49 Lintang Selatan (LS) dan 138.66 Bujur Timur (BT). Pusat gempa berada pada jarak 39 kilometer (Km) Tenggara Mamberamo Tengah dengan kedalaman 29 Km.

“Gempa Mag:5.2, 24-Jun-19 08:28:39 WIB, Lok:2.49 LS,138.66 BT (39 km Tenggara MAMBERAMOTENGAH-PAPUA), Kedalaman:29 Km, tidak berpotensi tsunami,” tulis @infoBMKG, akun twitter resmi BMKG, Senin (24/6/2019).

BMKG dalam keterangan resminya menyebutkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Anjak Mamberamo (Mamberamo thrust).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa dipicu penyesaran miring yang merupakan kombinasi antara pergerakan mendatar dan naik (oblique-thrust).

Guncangan gempa bumi ini dilaporkan terasa di Sarmi III-IV MMI, Jayapura II-III MMI di Jayapura, dan Wamena II MMI. Namun demikian hasil analisis shake map BMKG menunjukkan dampak guncangan gempa ini mencapai V hingga VI MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hingga pukul 08.45 WIB, monitoring BMKG menunjukkan sudah ada dua aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut