Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Remaja di Jayapura Tewas Diduga Dibakar Ibu Angkat
Advertisement . Scroll to see content

Demo Tolak DOB di Jayapura, Polisi Persuasif Bubarkan Massa Pengunjuk Rasa

Jumat, 03 Juni 2022 - 18:42:00 WIB
Demo Tolak DOB di Jayapura, Polisi Persuasif Bubarkan Massa Pengunjuk Rasa
Kapolresta Jayapura Kota AKBP Victor Mackbon. (ANTARA/Evarukdijati)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Demo menolak daerah otonomi baru (DOB) berlangsung aman di Kota Jayapura, Papua, Jumat (3/6/2022). Polisi membubarkan massa pengunjuk rasa secara persuasif. 

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Victor Mackbon mengatakan, pendemo bergerak sejak pukul 06.00 WIT dari beberapa titik di sekitar Distrik Heram. Anggota langsung merespons secara persuasif untuk berupaya membubarkan para pendemo.

"Para pendemo ini berupaya untuk melakukan long march ke DPR Provinsi Papua," ujar Kapolresta, Jumat (3/6/2022).

Dia mengakui, titik-titik yang menjadi tempat kumpul pendemo sudah disiagakan anggota yang berupaya persuasif sehingga akhirnya berhasil dibubarkan.

Pada beberapa titik ada sekelompok pendemo yang meminta difasilitasi ke DPR Papua. Namun karena dari awal Jefri Wenda yang menjabat Juru Bicara Petisi Rakyat Papua (PRP) dan penanggung jawab aksi demo menolak difasilitasi, pihaknya tidak membantu memfasilitasi pendemo.

Menurutnya, aparat keamanan siap membantu memfasilitasi pendemo yang ingin ke DPR Papua untuk menyampaikan aspirasinya namun tidak long march.

"Sampai kapan pun tidak akan diizinkan untuk melakukan long march karena sudah ada contoh di tahun 2019 lalu, para pendemo melakukan aksi anarkistis sepanjang jalan yang dilewati dan tidak ada yang bertanggung jawab sehingga hal itu menjadi catatan," ujar mantan Wadirkrimsus Polda Papua tersebut.

Dia mengaku saat ini situasi kamtibmas di wilayahnya aman terkendali dan aktivitas masyarakat berlangsung normal.

"Situasi kamtibmas sudah kondusif dan masyarakat diharapkan tidak mudah terpancing isu yang beredar," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut