Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapten Zulmi Gugur di Lebanon, Panglima TNI Jamin Hak Keluarga dan Kenaikan Pangkat
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Mantan Panglima TNI Ancam Robohkan Mercusuar Negara Tetangga

Jumat, 11 November 2022 - 18:55:00 WIB
Cerita Mantan Panglima TNI Ancam Robohkan Mercusuar Negara Tetangga
Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko ternyata pernah mengancam akan merobohkan mercusuarnegara tetangga yang berdiri di salah satu pulau terdepan Indonesia. Peristiwa itu terjadi pada pertengahan 2014.

“Iya betul,” kata Moeldoko soal perihal ancaman tersebut di Jakarta, Jumat (11/11/2022).

Moeldoko menyampaikan hal tersebut saat memberikan klarifikasi atas pernyataan mantan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dalam peluncuran buku karya Moeldoko berjudul 'M-Leadership, Berani Memimpin' di Balai Sidang Jakarta, Kamis (10/11/2022).

Dalam peluncuran buku tersebut, Purnomo menceritakan dia pada pertengahan 2014 mendapat informasi tentang aksi negara tetangga yang mendirikan mercusuar di salah satu pulau terdepan Indonesia. Status pulau terdepan saat itu masih dalam sengketa.

Kemudian, Purnomo menerima telepon dari Moeldoko yang saat itu masih menjabat Panglima TNI.

”Kita akan robohkan mercusuarnya, kalau sampai dua bulan masih di sana,” kata Purnomo menirukan pernyataan Moeldoko saat itu.

Moeldoko kemudian menceritakan akhirnya negara tetangga tersebut membongkar mercusuar.

“Tetapi setelah saya pensiun, saya malah mendapat gelar kehormatan dari negara tersebut,” kata Moeldoko yang tidak menyebutkan secara spesifik siapa negara tetangga tersebut.

Moeldoko juga menjelaskan mengenai gaya kepemimpinannya. Dia mengatakan lebih menyukai tim yang berani mengambil keputusan untuk langsung bekerja.

Hal itu seperti dengan slogan di sampul buku Moeldoko, yakni 'Move, Motivate, Make a Difference'. Kata 'Move' atau bergerak disebut terlebih dahulu daripada 'Motivate' atau motivasi.

“Biarkan anak buah menjalankan tugas sambil berpikir,” katanya.

Turut hadir dalam peluncuran buku tersebut, Direktur Teknik PT Mobil Anak Bangsa (MAB) Bambang Tri Soepandji yang menjadi salah satu penanggap. Bambang mengatakan gaya kepemimpinan Moeldoko 'edan'.

“Masih mbak. Bos saya ini edan kok,” kata Bambang yang menjawab pertanyaan moderator mengenai gaya kepemimpinan Moeldoko.

Menurut Bambang, jika MAB tidak dipimpin Moeldoko, tidak mungkin perusahaan itu bisa tumbuh secepat sekarang.

Acara peluncuran buku tersebut ditutup dengan penandatanganan buku oleh Moeldoko kepada pembeli perdana.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut