Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Warga jadi Korban Penembakan KKB di Nabire, Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku
Advertisement . Scroll to see content

Brutal! KKB Bacok Perempuan di Yahukimo hingga Tewas

Senin, 20 Oktober 2025 - 13:03:00 WIB
Brutal! KKB Bacok Perempuan di Yahukimo hingga Tewas
Perempuan di Yahukimo tewas mengenaskan dianiaya KKB secara keji. (Foto: Polda Papua)
Advertisement . Scroll to see content

YAHUKIMO, iNews.id - Seorang perempuan bernama Anhy Armyanti (40) meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan brutal orang tak dikenal (OTK) di Jalan Sosial, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu malam (18/10/2025) pukul 19.55 WIT. Pelaku diduga anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang hendak menebar teror.

Peristiwa itu pertama kali diketahui melalui laporan radio (HT) jajaran Polres Yahukimo yang menerima informasi adanya aksi penikaman dan penganiayaan berat terhadap warga sipil di area tersebut. Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz bersama personel Polres Yahukimo segera merespons dan bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Korban diketahui beralamat di Kompleks Yakini, Jalan Sosial, segera dievakuasi ke RSUD Dekai untuk dilakukan penanganan medis dan visum. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia akibat luka penganiayaan berat yang dialaminya.

Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani menyampaikan belasungkawa mendalam atas kejadian tersebut sekaligus menegaskan aparat akan mengusut tuntas pelaku kejahatan kemanusiaan ini.

“Kami berduka atas meninggalnya saudari Anhy Armyanti. Tindakan keji ini tidak bisa ditoleransi. Kami telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan dan memastikan pelaku segera ditangkap,” ujar Brigjen Faizal, Senin (20/10/2025).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut