Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kontak Senjata Pecah di Dogiyai, Brimob Baku Tembak dengan Diduga KKB OPM
Advertisement . Scroll to see content

Brimob Baku Tembak dengan Diduga KKB di Dogiyai, Senjata SS1 hingga Busur Panah Disita

Senin, 11 Mei 2026 - 14:24:00 WIB
Brimob Baku Tembak dengan Diduga KKB di Dogiyai, Senjata SS1 hingga Busur Panah Disita
Brimob baku tembak dengan diduga KKB di Dogiyai, Papua Tengah. Aparat menyita senjata SS1-V1, amunisi dan busur panah dari lokasi kejadian. (Foto: dok Polri)
Advertisement . Scroll to see content

DOGIYAI, iNews.id - Aparat Brimob Unit Siaga BKO Polda Papua Tengah terlibat baku tembak dengan kelompok orang tak dikenal (OTK) yang diduga bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kampung Idadagi, Kabupaten Dogiyai, Minggu (10/5/2026). Dari lokasi kejadian, aparat menyita sejumlah barang bukti mulai dari senjata SS1-V1 hingga busur dan anak panah.

Informasi dirangkum iNews, kontak senjata ini bermula saat personel Brimob melakukan patroli dan observasi keamanan di sejumlah titik rawan di wilayah Dogiyai. Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul situasi keamanan yang sebelumnya sempat terganggu.

Sebanyak 19 personel Brimob diterjunkan dalam operasi tersebut. Tim dipimpin Danyon Gas Kompol Wugar Adi Nugroho bersama Danki Gas Iptu Muhammad Krisna Dirgantara.

Patroli menyasar beberapa lokasi strategis, termasuk area Kantor DPRD dan Dinas Kesehatan Dogiyai. Aparat meningkatkan kewaspadaan guna memastikan kondisi wilayah tetap aman dan terkendali.

Situasi berubah tegang sekitar pukul 08.30 WIT ketika personel bergerak menuju Kampung Idadagi. Aparat diduga mendapat serangan dari kelompok bersenjata sehingga memicu kontak tembak di lokasi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut