Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Aksi Massa di 5 Titik, Ratusan TNI-Polri Berjaga-jaga di Sorong

Senin, 26 Agustus 2019 - 11:30:00 WIB
Aksi Massa di 5 Titik, Ratusan TNI-Polri Berjaga-jaga di Sorong
Prajurit TNI berjaga di Papua. (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

SORONG, iNews.id - Ratusan aparat TNI-Polri bersiaga di Kota Sorong, Papua Barat, jelang aksi massa besar-besaran, Senin (26/8/2019) siang. Mereka bersiaga untuk mengantisipasi unjuk rasa di lima titik wilayah tersebut.

Kapolres Sorong Kota, AKBP Mario Siregar mengatakan, ratusan personel dari TNI-Polri telah melakukan gelar apel siaga. Kegiatan ini dalam rangka mengantisipasi aksi susulan terkait dugaan kasus rasialisme di Surabaya.

"Gelar pasukan ini untuk melakukan pengamanan terkait adanya rencana aksi massa di Sorong," kata Mario kepada wartawan di Kota Sorong, Papua Barat.

Ratusan anggota Polri yang dibantu personel TNI kini sudah berjaga-jaga di sejumlah titik. Termasuk jalan-jalan protokol yang dinilai akan dilalui massa.

Kapolres Mario mengimbau, massa tidak mudah terprovokasi dan menjalankan unjuk rasa secara damai. Warga di Kota Sorong juga diminta tetap tenang, serta beraktivitas seperti biasa, jangan terpengaruh isu-isu hoaks yang beredar.

"Personel TNI dan Polri siap mengamankan aksi massa ini," ujar dia.

Aksi massa di Kota Sorong Papua Barat akan berlangsung di lima titik yang telah ditentukan massa. Hingga kini belum diketahui di mana saja pengunjuk rasa akan berkumpul dalam aksi tersebut.

Unjuk rasa ini meminta agar pelaku rasialisme di depan Asrama Mahasiswa Papua Surabaya segera ditangkap dan diproses hukum. Mereka juga meminta Pemerintah menyampaikan maaf kepada rakyat Papua.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut