Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

4 Pekerja di Pegunungan Bintang Ternyata Bukan Disandera KKB, Panglima TNI Bilang Begini

Senin, 15 Mei 2023 - 20:46:00 WIB
4 Pekerja di Pegunungan Bintang Ternyata Bukan Disandera KKB, Panglima TNI Bilang Begini
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyebut empat pekerja proyek tower BTS di Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan bukan disandera KKB. (Foto: MPI/ Riana R)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Panglima TNILaksamana Yudo Margono menyebut empat pekerja proyek tower BTS PT Inti Bangun Sejahtera (IBS) di Distrik Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan bukan disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB). Peristiwa yang terjadi diduga akibat utang piutang soal pemasangan tower BTS dengan masyarakat setempat. 

"Jadi bukan penyanderaan, bukan penyanderaan itu. Kemarin itu ada mungkin dulu yang utang belum bayar. Sama mungkin saat pemasangan BTS itu, masyarakat menuntut supaya dibayar dulu setelah dibayar ya dilepas," ujar Yudo saat ditemui di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara, Senin (15/5/2023). 

Yudo pun meminta agar semua pihak tidak dengan mudahnya mengaitkan peristiwa yang terjadi di Papua dengan aksi KKB. 

"Nah ini bukan KKB yang melaksanakan itu. Jadi masyarakat yang dulu pernah mungkin dipekerjakan atau apa, mungkin bayarannya kurang atau apa. Jadi jangan semuanya disamaratakan di setiap anu disandera, enggak," katanya.

Menurutnya saat ini, keempat pekerja telah dibebaskan dan dipulangkan. Dia pun kembali menegaskan tidak ada penyanderaan yang terjadi. 

Kemudian untuk korban luka, Yudo mengatakan polisi sedang mencari pelaku untuk melakukan penangkapan. 

"Bukan, bukan KKB. Ya tentunya karena kemarin ada yang luka, dilukai oleh itu, ya nanti dari Polri yang akan menangkap yang melukai tadi. Karena ada yang kemarin ditusuk sebelah kanannya," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut