Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Terjang Permukiman di Kuta Mandalika, Tembok Rumah Roboh dan Kendaraan Hanyut
Advertisement . Scroll to see content

Tradisi Bau Nyale Suku Sasak di Lombok Tengah, Dipercaya Jelmaan Putri Mandalika

Minggu, 13 Februari 2022 - 16:38:00 WIB
Tradisi Bau Nyale Suku Sasak di Lombok Tengah, Dipercaya Jelmaan Putri Mandalika
Warga Suku Sasak, Lombok tengah, NTB melakukan tradisi Bau Nyale atau menangkap cacing laut sejak subuh hingga siang. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

LOMBOK TENGAH, iNews.idTradisi Bau NyaleSuku Sasak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan agenda wisata tahunan untuk menarik kunjungan wisatawan asing maupun domestik.

Di tengah pandemic Covid-19, pemerintah daerah terus berupaya menciptakan suasana yang nyaman khususnya di destinasi wisata. 

Bentangan pantai yang indah didukung juga dengan tradisi masyarakat yang masih kental menjadi daya tarik wisatawan yang datang ke daerah yang dijuluki Gumi Tatas Tuhu Trasna ini. "Menjelang MotoGP ada tradisi Bau Nyale," kata Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, Lendek Jayadi, Minggu (13/2/2022).

Kesempatan itu sebagai wujud memelihara atraksi budaya yang sudah menjadi peninggalan leluhur masyarakat Sasak Lombok. 

Dia menjelaskan, Bau Nyale, sebuah tradisi suku terbesar di Lombok, pulau seluas 4.725 kilometer persegi dengan garis pantai sepanjang 1.364 kilometer dan menjadi bagian penting dari Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut