Tradisi Bau Nyale Suku Sasak di Lombok Tengah, Dipercaya Jelmaan Putri Mandalika
LOMBOK TENGAH, iNews.id – Tradisi Bau NyaleSuku Sasak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan agenda wisata tahunan untuk menarik kunjungan wisatawan asing maupun domestik.
Di tengah pandemic Covid-19, pemerintah daerah terus berupaya menciptakan suasana yang nyaman khususnya di destinasi wisata.
Bentangan pantai yang indah didukung juga dengan tradisi masyarakat yang masih kental menjadi daya tarik wisatawan yang datang ke daerah yang dijuluki Gumi Tatas Tuhu Trasna ini. "Menjelang MotoGP ada tradisi Bau Nyale," kata Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, Lendek Jayadi, Minggu (13/2/2022).
Kesempatan itu sebagai wujud memelihara atraksi budaya yang sudah menjadi peninggalan leluhur masyarakat Sasak Lombok.
Dia menjelaskan, Bau Nyale, sebuah tradisi suku terbesar di Lombok, pulau seluas 4.725 kilometer persegi dengan garis pantai sepanjang 1.364 kilometer dan menjadi bagian penting dari Provinsi Nusa Tenggara Barat.