Profil dan Biodata Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang Terjaring OTT KPK
LOMBOK BARAT, iNews.id – Profil dan biodataBupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menarik diulas. Sosok LAZ mendadak menjadi sorotan publik usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (20/7/2026).
Penangkapan orang nomor satu di Kabupaten Lombok Barat ini mengejutkan banyak pihak, mengingat kariernya di dunia profesional BUMD dan birokrasi politik daerah terbilang cukup moncer.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, perkara yang menjerat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini terkait penerimaan-penerimaan yang dilakukan saat menjadi bupati.
Budi juga menyinggung penerimaan terkait dengan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Dalam OTT tersebut, kata dia, total ada 19 orang yang ditangkap. Tujuh di antaranya akan langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan malam ini.
"Dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan tersebut tim mengamankan sejumlah 19 orang yang kemudian 7 di antaranya malam ini akan dibawa ke gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Budi menambahkan, pihak-pihak yang dibawa ada juga yang merupakan aparatur sipil negara (ASN). Selain itu, ada juga pihak swasta yang turut dibawa. "Jadi memang sebagian dari ASN di Pemkab Lombok Barat dan juga dari swasta," tuturnya.
Berikut ulasan lengkap mengenai profil, biodata, partai pengusung, hingga riwayat pendidikan dan perjalanan Pilkada Lalu Ahmad Zaini.
Lalu Ahmad Zaini lahir di Praya, Kabupaten Lombok Tengah pada 27 Juni 1970. Dia menempuh pendidikan di bidang teknik yang kemudian menjadi bekal utamanya saat menjajaki karier profesional dan teknokratik. Lalu Ahmad Zaini menyelesaikan pendidikan SD, SMP, hingga SMA di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Gelar Sarjana Teknik (ST) dari perguruan tinggi teknik di Universitas Al-Azhar Mataram. Setelah itu, dia menjalurkan studi dan berhasil meraih gelar Magister Teknik (MT) di bidang manajemen/teknik sipil di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Sebelum terjun ke panggung politik praktis sebagai kepala daerah, LAZ dikenal luas sebagai sosok profesional yang lama berkecimpung di sektor pengelolaan air minum daerah (BUMD).
LAZ menjabat Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (Perseroda) selama beberapa periode. Di bawah kepimpinannya, ia aktif dalam perhimpunan perusahaan air minum nasional (PERPAMSI).
Terpilih dan dilantik sebagai Bupati Lombok Barat setelah memenangkan kontestasi Pilkada. Perjalanan Lalu Ahmad Zaini menuju kursi Lombok Barat 1 (Bupati) dilalui melalui kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara demokratis.
Lalu Ahmad Zaini maju sebagai Calon Bupati Lombok Barat dengan mengusung tagline dan visi perubahan untuk kesejahteraan masyarakat serta percepatan pembangunan infrastruktur daerah.
Dalam pencalonannya di Pilkada Lombok Barat, pasangan LAZ disokong oleh koalisi partai politik seperti Partai Gerindra, PKB, PAN, dan partai koalisi pendukung lainnya.
Pasangan LAZ berhasil mengungguli rival-rivalnya dalam penghitungan suara resmi KPU hingga akhirnya ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih Lombok Barat.
Kini, karier politik Lalu Ahmad Zaini terancam kandas setelah tim penyidik KPK melancarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat pada 20 Juli 2026.
Penyegelan ruang kerja Bupati, ruang Dinas PUPRPKP, hingga Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) menjadi awal dari pengusutan dugaan korupsi tender proyek dan pengaturan pengadaan barang/jasa di Pemkab Lombok Barat. LAZ bersama sejumlah pejabat teknis lainnya kini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh tim KPK.
Editor: Kastolani Marzuki