Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Lewotobi Laki-Laki NTT Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 1.100 Meter
Advertisement . Scroll to see content

Halau Tawuran Liga Tarkam, Pemuda di Flores Timur NTT Kena Peluru Nyasar sampai Pingsan

Selasa, 06 Agustus 2024 - 11:48:00 WIB
Halau Tawuran Liga Tarkam, Pemuda di Flores Timur NTT Kena Peluru Nyasar sampai Pingsan
Ilustrasi warga Flores Timur NTT menjadi korban peluru nyasar saat tawuran di final liga tarkam. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

FLORES TIMUR, iNews.id - Fransiskus Frederik Ebang Dias (19) pemuda asal Kelurahan Amagarapati, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi korban peluru nyasar. Dia terkena proyektil peluru karet saat berniat menghalau aksi tawuran usai laga final sepak bola liga tarkam Bupati Cup Tahun 2024, Senin (5/8/2024).

Akibat kejadian ini, korban Fransiskus harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Hendrikus Fernandez Larantuka untuk mendapat perawatan medis.

Keluarga korban, Marianus Lodvick Dea menduga, peluru karet yang menyasar lengan kanan Fransiskus ditembakkan dari jarak dekat. Sebab saat terkena peluru nyasar, korban sempat tidak sadarkan diri hingga mengeluarkan cairan putih seperti busa dari mulutnya.

“Setelah terkena peluru nyasar, keponakan saya ini pingsan. Dari mulutnya keluar busa putih,” ujar Marianus di RSUD Larantuka, Senin (5/8/2024) malam.

Berdasarkan hasil ronsen, proyektil peluru karet masuk ke tubuh korban sedalam 7 sentimeter. Keluarga menduga ada oknum polisi yang melepaskan tembakan pada posisi berdekatan dengan korban dan warga Lewerang (Amagarapati). Padahal, baik korban maupun warga Amagarapati sama sekali tidak bersentuhan dengan aksi tawuran tersebut.

Pantauan iNews, hingga pagi ini situasi di Kabupaten Flotes Timur aman kondusif. Korban peluru nyasar masih dirawat di rumah sakit.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut