Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Lewotobi Laki-Laki NTT Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 1.100 Meter
Advertisement . Scroll to see content

Status Gunung Ibu Naik Jadi Siaga, Warga Diminta Tetap Tenang

Kamis, 09 Mei 2024 - 08:42:00 WIB
Status Gunung Ibu Naik Jadi Siaga, Warga Diminta Tetap Tenang
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan, aktivitas vulkanik Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara meningkat. (Foto: PVMBG).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Aktivitas vulkanikGunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara meningkat. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi menaikkan status menaikkan statusnya menjadi Level III (Siaga) dari sebelumnya Level II (Waspada).

Kepala PVMBG Hendra Gunawan mengatakan, pada periode 16 April hingga 8 Mei 2024, aktivitas kegempaan yang tercatat di Gunung Ibu 130 kali gempa letusan, delapan kali gempa guguran dan 1.445 gempa embusan.

Kemudian, 53 kali gempa harmonik, sembilan kali gempa tornillo, 6.742 kali, gempa vulkanik dangkal, 116 kali gempa vulkanik dalam, 15 kali gempa tektonik lokal, 231 kali gempa tektonik jauh dan satu kali gempa terasa.

“Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental Gunung Ibu yang menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik, PVMBG meningkatkan status Gunung Ibu dari sebelumnya Level II (Waspada) menjadi Level III (SIAGA) terhitung mulai tanggal 8 Mei 2024 pukul 10.00 WIT,” ujar Hendra dalam keterangannya dikutip Kamis (9/5/2024).

Dia menyampaikan, sejak pertengahan April 2024, aktivitas visual dan kegempaan, yaitu gempa vulkanik dalam menunjukkan peningkatan cukup signifikan. “Ketinggian kolom erupsi cenderung meningkat dengan disertai lontaran batuan pijar,” ucapnya.

Dia meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada serta selalu mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara dan BPBD Kabupaten Halmahera Barat.

“Masyarakat di sekitar Gunung Ibu diminta tetap tenang dan waspada, tidak beraktivitas, mendaki dan mendekati Gunung Ibu di dalam radius 3 km dan perluasan sektoral berjarak 5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif G. Ibu (Desa Duono, Tokuoko, Goin, Togorebasung, Sangajinyeku, Toguis, Todoke, dan Borona),” katanya.

Untuk sebagian masyarakat yang terpaksa harus beraktivitas di luar rumah, Dia menyarankan agar menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata). 

“Tingkat aktivitas Gunung Ibu akan dievaluasi kembali secara berkala, maupun jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan. Tingkat aktivitas dianggap tetap jika evaluasi berikutnya belum diterbitkan,” ucapnya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut